Kamis, 18 Jun 2026 23:41 WIB

Pemkot dan HIPMI Sepakat Modifikasi UMKM di Surabaya Makin Naik Kelas

Walikota Surabaya Eri Cahyadi (dua kiri) saat menerima audiensi dari HIPMI Surabaya. (Foto: dok Humas Pemkot Surabaya for jatimnow.com)
Walikota Surabaya Eri Cahyadi (dua kiri) saat menerima audiensi dari HIPMI Surabaya. (Foto: dok Humas Pemkot Surabaya for jatimnow.com)

Surabaya - Pemkot dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Surabaya sepakat akan melakukan modifikasi terhadap pola kerja UMKM di Surabaya agar naik kelas hingga skala nasional.

"Jadi kami akan mengundang beberapa UMKM untuk dimentoring. Terus kita undang investor untuk menginvestasikan, mengambil para UMKM ini menjadikan bukan hanya skala kota, tapi skala nasional. Insya Allah kita juga undang beberapa menteri," ujar Ketua BPC HIPMI Surabaya Muhammad Luthfy, Rabu (23/2/2022).

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Agenda itu rencananya akan digeber pada bulan Mei 2022 atau saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Surabaya. Pihaknya juga siap mensupport pemkot untuk melakukan kurasi produk-produk UMKM Surabaya agar lebih layak dijual. Produk UMKM nantinya tak hanya dijual di Kota Pahlawan, tapi juga di rest area menuju Surabaya.

"Jadi bisa menjadi bagian dari oleh-oleh Surabaya, kita arahkan ke sana dan kita kurasi. Kalau yang produk kelasnya unggulan, kita kategorikan UMKM kelas A. Nah, kalau produk UMKM kelas B, itu kita akan upgrade ke kelas A," tegas Luthfi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Menyambut baik usulan tersebut Wali KOta Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pihaknya siap mendukung penuh kegiatan yang nantinya dapat berdampak terhadap ekonomi warga Surabaya.

"Silahkan munculkan kegiatan apa, sehingga itu bisa membuat pengangguran di Surabaya berkurang dan UMKM naik kelas. Kita siap support," ucap Eri.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

Ia juga menegaskan di masa kepemimpinannya, dirinya tak ingin bekerja hanya berdasarkan teori saja. Untuk itu, dia berharap kegiatan yang digagas itu nanti mampu menunjukkan hasil nyata dan bermanfaat bagi pelaku UMKM, khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

"Misal kegiatan yang bisa menarik pekerja sekian, terus hasilnya nanti seperti ini. Nah, kita berharap HIPMI yang diisi anak-anak muda ini bisa membuat lapangan kerja, sehingga pengangguran jadi berkurang," tegas Eri.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.