Kamis, 18 Jun 2026 21:41 WIB

Bantu Stabilkan Harga, Wilmar Gelontor Minyak Goreng ke Penjuru Nusantara

PT Wilmar Nabati Indonesia (WINA) dan KPN Corp mendistribusikan minyak goreng secara langsung ke Papua. (Foto: Humas WINA/jatimnow.com)
PT Wilmar Nabati Indonesia (WINA) dan KPN Corp mendistribusikan minyak goreng secara langsung ke Papua. (Foto: Humas WINA/jatimnow.com)

Gresik - Berbagai upaya penanggulangan kelangkaan minyak goreng (migor) dan melambungnya harga di pasaran terus dilakukan. PT Wilmar Nabati Indonesia (WINA) dan KPN Corp mendistribusikan minyak goreng secara langsung ke Papua.

Bekerja sama dengan TNI AU, Wilmar menerbangkan 26.400 minyak goreng ke Papua menggunakan pesawat Hercules.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Pengiriman minyak goreng ke Papua dilakukan secara simbolis di halaman perusahaan pada Minggu malam, (20/2/2022). Unit Business Head PT Wilmar Nabati Indonesia Ridwan Brandes, melepas secara langsung truk pengangkut migor ke Bandara Juanda.

Ridwan Brandes mengatakan, pengiriman minyak goreng ke Papua ini dalam rangka mendukung program minyak goreng murah oleh pemerintah, dengan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp14 ribu per liter.

“Saat ini kelangkaan minyak goreng (migor) tidak hanya terjadi di Provinsi Jawa saja melainkan hampir di semua provinsi di Indonesia. Untuk itu kami bekerja sama dengan TNI Angkatan Udara (AU) dan KPN Corp mengirimkan migor langsung ke Papua," kata Ridwan Brandes didampingi Manajer Humas WINA Hartono dan Plant Manajer Syahrizal, melalui keterangan resmi yang diterima redaksi, Senin (21/2/2022).

Ridwan menjelaskan, sebelumnya distribusi migor ke Papua dilakukan menggunakan moda transportasi kapal laut dengan estimasi jarak tempuh 15 sampai 30 hari. Namun, karena kondisi mendesak, Wilmar dan KPN Corp mendistribusikan minyak goreng masing-masing sebanyak 13.200 liter via jalur udara sehingga total migor yang dikirim mencapai 26.400 liter.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

“Karena kondisi mendesak, akibat kelangkaan minyak goreng distribusi dilakukan menggunakan pesawat terbang Hercules milik TNI AU,” jelasnya.

Di tempat sama, Manajer Sumber Daya Manusia (SDM) dan Humas PT WINA, Hartono Subeki menambahkan, sebelumnya Wilmar juga mendistribusikan minyak goreng ke berbagai wilayah di Jawa dan Sumatera. Upaya ini sebagai wujud komitmen Wilmar dalam mendukung program pemerintah minyak goreng satu harga.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

“Meskipun saat ini harga bahan baku mengalami fluktuasi kami tetap memasarkan produk sesuai dengan regulasi yang sudah ditetapkan oleh pemerintah,” kata Hartono.

Hartono menegaskan, sampai hari ini produksi migor Wilmar tetap berjalan normal mencapai 50 ribu sampai 70 ribu ton per bulan. Angka tersebut sesuai dengan kapasitas terpasang di perusahaan atau maximum capacity.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.