Selasa, 16 Jun 2026 22:27 WIB

Peringati Hari Peduli Sampah, Gus Ipul Soroti Kebersihan Pasar Kota Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Minggu, 20 Feb 2022 11:48 WIB
Gus Ipul memimpin bersih-bersih sampah di area Pasar Besar Kota Pasuruan. (Foto: Moch. Rois/jatimnow.com)
Gus Ipul memimpin bersih-bersih sampah di area Pasar Besar Kota Pasuruan. (Foto: Moch. Rois/jatimnow.com)

Pasuruan - Peringati Hari Peduli Sampah, Pemerintah Kota Pasuruan bersama seluruh masyarakat, TNI-Polri melakukan bersih-bersih bersama di likungan permukimakan dan pasar-pasar.

Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), mengatakan kegiatan ini dimaksudkan agar seluruh masyarakat punya kesadaran bersama, punya tekad, kebiasaan dan semangat bersama Pemkot Pasuruan, untuk membuat lingkungan menjadi resik.

Baca Juga: Khofifah, Emil Dardak dan Mensos Gus Ipul Ikuti Salat Id di MAS

"Mulai dari toilet resik, lalu rumahnya resik, lingkungan resik, dan sekarang pasarnya resik. Inilah PR Kota Pasuruan sebenarnya. Terutama soal kebersihan pasar," jelas Gus Ipul, saat memimpin bersih-bersih sampah di area Pasar Besar Kota Pasuruan, Minggu (20/2/2022).

Kegian bersih-bersih yang merujuk tema 'Pasuruan Resik' dikatakan Gus Ipul akan terus dilakukan. Intensitasnya bisa sebulan sekali atau tiga bulan sekali sampai semangat Pasuruan Resik menjadi kebiasaan bersama.

Selain itu, Gus Ipul mengakui jika efektivitas gerakan Pasuruan Resik ini masih 50 persen. Tapi Secara umum, beberapa tempat di RT dan RW yang terpantau dan didatangi Gus Ipul tampak melakukan kerja bakti.

Baca Juga: Indosat Bekali UMKM Pasuruan Strategi Konten Viral dan Optimasi Produk

"Tapi belum semua. Masih banyak warga yang punya usaha di jalan-jalan besar belum nampak kepeduliannya," ungkapnya.

Untuk memasifkan program Pasuruan Resik, kerja beberapa tim sapu bersih (Saber) di beberapa titik akan ditingkatkan lagi oleh Pemkot.

Baca Juga: Puluhan Gedung Sekolah Rakyat Permanen di Jatim Selesai Dibangun Tahun Depan

Selain itu, Pemkot juga akan meminta bantuan TNI baik Yonzipur, Puslatsus Marinir, Polri, Karang Taruna serta komunitas-komunitas di Kota Pasuruan untuk pelibatan menuju pasuruan resik.

Semua yang punya potensi membantu kita untuk berpartisipasi, saya minta bantuannya kedepan merancang satu skenario bersama supaya lebih efektif. Alhamdulillah, hari ini yang terlibat jauh lebih banyak dari yang pertama lalu," tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.