Minggu, 21 Jun 2026 03:51 WIB

Tim Monitoring KPK Dorong Keindahan Kota Mojokerto

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menerima kunjungan Tim Monitoring Center of Prevention (MCP) KPK (Foto: Diskominfo Kota Mojokerto/jatimnow.com)
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menerima kunjungan Tim Monitoring Center of Prevention (MCP) KPK (Foto: Diskominfo Kota Mojokerto/jatimnow.com)

Mojokerto - Tim Monitoring Center of Prevention (MCP) KPK mendorong Pemkot Mojokerto untuk memperindah kotanya guna menarik wisatawan dari luar daerah.

Hal itu disampaikan Direktur Koordinasi Supervisi III KPK, Brigjen Pol Bahtiar Ujang Purnama saat bertemu dengan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita.

Baca Juga: Plt Bupati Ahmad Baharudin dan 9 Pejabat Pemkab Tulungagung Diperiksa KPK

"Indahkan area publik untuk menarik kunjungan wisatawan dari luar daerah," kata Bahtiar dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (19/2/2022).

Bahtiar menambahkan, nilai MCP Kota Mojokerto di Tahun 2021 berada pada angka 90,68. Dia juga meminta untuk ditingkatkan di Tahun 2022 dengan target 95.

Baca Juga: Kasus Korupsi Bupati Tulungagung Nonaktif, KPK Periksa 9 Saksi di Polda Jatim

"Terimakasih, Kota Mojokerto capaian MCP Tahun 2021 sudah mencapai 90,68. Saya yakin Kota Mojokerto bisa capai angka 95," tukasnya.

Sementara Wali Kota Mojokerto Ning Ita mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kehadiran tim lembaga antirasuah untuk melakukan supervisi, sehingga dapat segera dilakukan perbaikan atas hal-hal yang menjadi atensi KPK.

Baca Juga: KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Tulungagung Non Aktif dan Ajudannya

"Tentu kami sangat berterima kasih atas kehadiran tim dari KPK yang telah memberikan supervisi kepada kami dan saya berharap hal seperti ini bisa dilakukan secara berkala. Sehingga kami bisa memahami betul apa yang harus kami tingkatkan dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan maupun pelayanan publik di Kota Mojokerto," pungkasnya.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menerima kunjungan Tim Monitoring Center of Prevention (MCP) KPKWali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menerima kunjungan Tim Monitoring Center of Prevention (MCP) KPK

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.