Sabtu, 13 Jun 2026 03:47 WIB

Terkendala Data, 440 Pasien di Ponorogo Tak Bisa Nyoblos Pilgub

Muhammad Syaifulloh, Divisi teknis KPU Ponorogo
Muhammad Syaifulloh, Divisi teknis KPU Ponorogo

jatimnow.com - Sebanyak 440 pasien beserta penunggu di RSUD dr Harjono Ponorogo tak mendapatkan kesempatan menyalurkan hak pilih pada Pilgub Jatim 2018. Jumlah tersebut merupakan rincan 220 pasien yang menempati 17 ruang inap.

440 orang tersebut gagal nyoblos diduga adanya miss komunikasi antara pihak RSUD dr Harjono dengan KPUD Ponorogo.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Memang ratusan orang di RSUD dr Harjono gagal nyoblos," kata Muhammad Syaifulloh, Divisi teknis KPU Ponorogo, Kamis sore.

Ia mengaku, hanya di RSUD dr Harjono saja yang tidak mencoblos. Rumah sakit lainnya, seperti RS Aisyah, Muhammadiyah, Muslimat bisa melakukan pencoblosan..

Ini dikarenakan pihak RSUD hanya memberikan data berupa jumlah, tanpa menyebutkan by name by address. Dan hal itu diakui syaifullah menyulitkan petugas.

Ia mengungkapkan, pihaknya fokus terhadap pembuatan A5 untuk 28  pasien maupuin karyawan di H-1, mengingat situasi dan kondisi mereka. Namun data yang diberikan rumah sakit tak lengkap.

Berbekal daftar dari rumah sakit, KPU hanya membuka 1 tempat pemungutan suara (TPS) saja.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Sementara itu, Wakil Direktur Rekam Medik RSUD dr Harjono, Drg. Santi Pratiwi, saat dikonfirmasi membenarkan jika memang pihaknya hanya memberikan data pasien dalam bentuk jumlah saja. Sebab pihaknya masih terpaku dengan aturan pemilu seperti tahun tahun sebelumnya.

"Kan pemilu yang lalu tanpa menyebutkan by name by adress," urainya.

Ia juga menjelaskan, selama ini belum ada sosialisasi dari KPU terkait aturan pilkada yang baru.  Bahkan surat pemberitahuan dari KPU pun datang sangat mepet.

Baca Juga: Gelar Sunmori, Ketua PW IKA PMII Jatim Satukan Kader 11 Daerah di Telaga Ngebel

Ia menduga jika memang ada miss komunikasi antara RSUD dengan KPU, ia berharap untuk kesempatn selanjutnya untuk mengirim lebih awal surat pemberitahuan dan dilakukan sosialisasi.

"Mungkin miss komunikasi. Yang jelas sebelumnya sudah ada sosialisasi bahwa Rabu akan ada coblosan. Tapi ternyata tidak ada di RSUD," pungkasnya.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto


Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.