Senin, 15 Jun 2026 22:39 WIB

Pak Yes dan Gus Yani Bertemu Bahas Normalisasi Bengawan hingga Ekspor Produk

Gus Yani (kiri) dan Pak Yes saat melakukan sharing. (Foto: Humas Pemkab Lamongan/jatimnow.com)
Gus Yani (kiri) dan Pak Yes saat melakukan sharing. (Foto: Humas Pemkab Lamongan/jatimnow.com)

Lamongan - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi atau yang biasa dipanggil Pak Yes dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau yang biasa dipanggil Gus Yani, bertemu di ruang kerja setda Kabupaten Lamongan. Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka sinergitas antar kedua wilayah.

Menurut Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Arif Bakhtiar, pertemuan antara kedua kepala daerah itu disepakati beberapa hal, yakni terkait normalisasi sungai untuk penanggulangan banjir Bengawan Jero, usulan peningkatan status jalan Sukodadi-Banjarwati yang sebagian ruas ada di wilayah Gresik, menjadi kewenangan provinsi.

Baca Juga: Skor Indikator Sosial Masyarakat Tinggi, Bukti Lamongan Hidupkan Pancasila

"Selain itu juga membahas supporting pembangunan TPI di Weru-Campurejo, Kemudian ekspor produk unggulan yang salah satunya adalah Sorgum. Lalu kerja sama sharing program pemasaran bibit ikan bandeng dari Lamongan untuk kemudian dibudidayakan di Kampung Bandeng Gresik," kata Arif Bakhtiar, melalui keterangan yang diterima jatimnow.com, Rabu (16/2/2022).

Baca Juga: Pemkab Lamongan Lepas Ribuan CJH Menuju Asrama Haji Surabaya

Pada hari sebelumnya, Senin (14/2/2022) Pak Yes juga menerima kunjungan Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah. Dalam pertemuan tersebut Pak Yes melakukan rapat terbatas bersama Bupati Anna dan rombongan terkait rencana pembangunan Waduk Pejok oleh BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Bengawan Solo, yang diperkirakan mencapai luas genangan 85 hektar di wilayah Bojonegoro dan 145 hektar di wilayah Lamongan.

Pak Yes menyambut baik kerja sama antar kabupaten tersebut. Menurutnya sinergitas yang dilakukan antar wilayah ini tentu sangat dibutuhkan, mengingat antar Kabupaten Gresik-Lamongan-Bojonegoro ini saling terintegrasi satu sama lain.

Baca Juga: Pemkab Lamongan Matangkan Skema Hadapi Kemarau Panjang 2026

"Kita perlu melakukan konsolidasi, menyinkronkan, menjadi sepemahaman dalam berbagai bidang, penanganan banjir, penanganan saluran air karena ini bukan persoalan lokal Lamongan saja. Kami menyambut baik kerja sama antar kabupaten ini, nantinya apa yang kita hasilkan dari pertemuan-pertemuan ini akan ditindaklanjuti dengan penandatanganan MoU dan kajian oleh tim teknis. Semoga ini akan memberi manfaat yang dapat dirasakan hasilnya oleh masyarakat," urai Pak Yes.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.