Senin, 15 Jun 2026 05:59 WIB

BNPT Terapkan Konsep Penta Helix Cegah Terorisme dan Radikalisme

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jendral Pol. Dr. Boy Rafly Amar.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jendral Pol. Dr. Boy Rafly Amar.

BATU - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jendral Pol. Dr. Boy Rafly Amar menyatakan mulai 2022, institusinya akan menerapkan pencegahan sekaligus penanggulangan radikalisme serta tindak terorisme dengan pelibatan 5 pihak atau disebut skema Penta Helix.

Pernyataan itu disampaikan pada saat menyampaikan Pidato Kunci ketika Pembukaan Rakernas IX FKPT 34 Provinsi di Hotel Singhasari Resort, Batu, Senin Malam (14/2/2022)

Baca Juga: Bocah di Tulungagung Terpapar Paham Radikalisme, Dinas KBPPPA Beri Pendampingan

"Konsep Penta Helix ini merupakan pelibatan 5 unsur yang terdiri atas, pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media dalam pencegahan dan penanggulangan radikalisme serta terorisme. Pada 2022 ini BNPT mulai menerapkan konsep multipihak Penta Helix ini," kata Boy.

Kepala BNPT menegaskan kembali bahwa konsep Penta Helix ini bakal membuat multisektor bisa bersinergi secara lebih masih dalam upaya pencegahan maupun penanggulangan radikalisme khususnya menangkal masuknya pengaruh unsur terorisme transnasional serta transideologi yang kini juga tengah berupaya untuk berkembang di Indonesia.

"Terorisme ini sangat terkait dengan transnasional dan transideologi yang saat ini tengah gencar berkembang. Bahkan data merilis sedikitnya ada 120 negara didunia ini kini tengah terdampak dari aksi terorisme yang bersumber pada transnasional dan transideologi tersebut termasuk di Indonesia," ungkap Boy.

Untuk itu, peran bersama unsur Penta Helix ini khususnya peran media untuk mencegah berkembangnya ujaran kebencian serta berita-berita hoaks akan membuat publik semakin cerdas serta semakin memiliki imunitas dan terhindar dari berita-berita tidak benar.

Secara khusus Mantan Kadiv Humas Polri itu juga mengingatkan bahwa masyarakat hendaknya mengingat kembali upaya besar para pemuda-pemudi Nusantara pada 1928 telah berikrar untuk tetap bersatu demi Bangsa Indonesia.

"Rasa nasionalisme yang telah dirajut pada Sumpah Pemuda mesti dijaga dan dirawat. Untuk itu BNPT dan FKPT bersinergi dengan sejumlah pihak akan betupaya maksimal agar kejahatan terorisme tidak terjadi di Indonesia," tegasnya.

Baca Juga: Serius Tangani Terorisme, Jatim Pertahankan Predikat RAN PE Award

Acara Rakernas IX FKPT 34 Provinsi itu berlangsung 13-16 Februari 2022 yang diikuti 275 orang pengurus FKPT dari 34 Provinsi. Pada acara Pembukaan Rakernas itu turut hadir Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang diikuti sejumlah pejabat Pemprov Jatim serta Walikota Batu Dewanti Rumpoko.

Sementara itu, Wagub Jatim, Emil Dardak memberikan apresiasi positif atas dipilihnya Provinsi Jawa Timur khususnya Kota Batu oleh BNPT sebagai lokasi Rakernas IX FKPT.

"Pemprov Jatim juga memberikan Selamat kepada BNPT pimpinan Pak Boy Rafly yang telah melengkapi 2 FKPT baru yaitu Papua dan Papua Barat sehingga kini semua Provinsi di Indonesia telah memiliki FKPT," kata Emil dalam sambutannya.

Secara khusus Wagub juga memberikan apresiasi atas capaian FKPT Jatim yang berhasil mencatatkan prestasinya pada Musium Rekor Indonesia (MURI) untuk jumlah Video Moderasi Beragama yang dikirimkan oleh para guru-guru di Jatim dengan jumlah 3.044 video.

Baca Juga: Napiter di Lapas Tulungagung Ikrarkan Janji Setia NKRI usai Jalani Program BNPT

"Selamat secara khusus untuk Kabid Agama FKPT Jatim yang mendapat Rekor Muri sebagai inisiator serta FKPT Jatim sebagai penyelenggara," kata Wagub Jatim

Kedepan BNPT dan FKPT serta semua pihak, lanjut Emil, mesti bersinergi guna mengatasi dampak Dunia teknologi yang berubah cepat khususnya terkait berkembangnya ujaran kebencian, berita hoaks yang begitu mudah beredar termasuk penggunaan sosial media secara berlebihan dan tidak bertanggung jawab.

"Semua itu mesti ditanggulangi Bersama dengan adanya sinergi termasuk dalam mencegah radikalisme," ungkap Emil.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.