Minggu, 21 Jun 2026 02:09 WIB

Viral Video Pesta Penikahan saat Banjir di Kedungboto Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 14 Feb 2022 18:37 WIB
Tangkapan layar video rekaman akun Raden Mas Ndut
Tangkapan layar video rekaman akun Raden Mas Ndut

Pasuruan - Video viral hajatan pernikahan di tengah genangan banjir setinggi lutut di Kabupaten Pasuruan kembali tersebar di media sosial Facebook.

Postingan video yang diunggah akun Facebook Raden Mas Ndut ini disebut-sebut terjadi di Desa Kedung Boto, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

"Suweger yang jadi kemanten," tulis Riaden Mas Ndut, yang kemudian direspon 415 orang dan dikomentari 69 orang.

Dalam 2 video yang masing berdurasi 30 detik itu, tampak pengantin laki-laki datang ke mempelai perempuan dengan duduk di kursi atas perahu mainan dari styrofoam untuk menghindari genangan.

Sementara pengiring pengantin berjalan membawa seserahan mengarungi banjir setinggi lutut dengan berjalan kaki.

Meski tamu undangan tampak tidak ramai, acara hajatan pernilakahan tetap meriah dengan hiburan grup marching band yang beraksi di tengah genangan banjir.

Netizen yang melihat postingan video tersebut pun melontarkan berbagai respon. Ada yang sedih melihatnya dan ada yang memberikan semangat kepada kedua mempelai.

"Mudah-mudahan rezekinya datang seperti banjir itu. Aamiin," tulis Robiatul Adawiyah di kolom komentar.

Baca Juga: Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok saat Rapat Minta Maaf: Saya Khilaf

Sementara itu, Subandi selaku Kepala Desa Kedungboto, Kecamatan Beji, yang dikonfirmasi membenarkan jika video pernikahan saat banjir itu berlangsung di desanya.

"Iya itu kejadiannya kemarin (13/2)," jelas Subandi, Senin (14/2/2022).

Diungkapkan jika video yang terekam itu berlangsung di rumah mempelai wanita. Jarak masing-masing rumah antara kedua mempelai ini sekitar 100 meter.

"Jadi iring-iringan manten dalam kondisi banjir. Mulai prosesi temu manten sampai berakhirnya acara hajatan pada malam harinya," ungkapnya.

Baca Juga: Sopir Angkutan Pelaku Intimidasi Turis Asal China di Probolinggo Minta Maaf

Subandi membenarkan jika acara pernikahan antara Farid dan Fitroh di tengah banjir tersebut juga dimeriahkan drum band.

Kejadian yang baru pertama kali di Desa Kedungboto ini pun membuat warga mengabadikannya dalam rekaman video.

"Acara hajatan di tengah banjir ini baru pertama kali ini di Kedungboto. Keluarga kedua kemanten tentunya ya prihatin, karena banjir ini membuat tamu undangan yang hadir sedikit," tandasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.