Sabtu, 20 Jun 2026 23:37 WIB

Gubernur Khofifah: UMKM Jatim Berhasil Survive Sekaligus Naik Kelas saat Pandemi

UMKM Jatim berhasil naik kelas meski di tengah Pandemi Covid-19. (Foto: Humas Pemprov Jatim/jatimnow.com)
UMKM Jatim berhasil naik kelas meski di tengah Pandemi Covid-19. (Foto: Humas Pemprov Jatim/jatimnow.com)

Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen terus memperkuat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk segera pulih dari imbas pandemi Covid-19. Tidak sekadar survive namun juga naik kelas mengikuti perkembangan zaman.

Salah satunya melalui rumah kurasi yang menjadi media untuk produk UMKM sebelum dikirim ke luar negeri. Rumah kurasi sendiri didirikan oleh BI Kantor Perwakilan Jatim untuk membantu produk UMKM yang hendak dikirim ke luar negeri agar terstandar dengan baik dari sisi kualitas serta daya saingnya.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, hingga saat ini total telah ada sebanyak 318 produk UMKM yang berhasil dikurasi oleh Rumah Kurasi. Detailnya yaitu sebanyak 17 UKM dikurasi dengan sasaran tembus ke pasar ekspor, kemudian 42 UKM ke pasar modern dan 259 UKM ke pasar tradisional.

Menurut Khofifah, keberadaan rumah kurasi ini penting mengingat kontribusi UMKM untuk Produk Domestik Bruto (PDB) menyumbang cukup besar yaitu 57,25 persen. Termasuk kemampuan UMKM menyerap 97�ri total tenaga kerja.

“UMKM terbukti menjadi salah satu usaha yang mampu bertahan di tengah pandemi. Di antara gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di masa pandemi, UMKM justru menyerap tenaga kerja terbanyak dibandingkan sektor usaha lainnya,” ungkap Khofifah.

“Dan Alhamdulillah, melalui program Rumah Kurasi, yang merupakan kolaborasi antara Bank Indonesia dengan Dinas UMKM dan Perindag Jawa Timur perlahan tapi pasti UMKM Jatim terus naik kelas,” tambahnya.

Untuk bisa menembus pasar luar negeri, lanjut Khofifah, harus terstandarisasi dengan baik. Setiap negara juga mempunyai ketentuan tersendiri untuk produk yang masuk. Untuk itu, dibutuhkan bantuan dari mereka yang ahli yakni kurator. Selain itu juga dibutuhkan asesor serta instruktur.

Baca Juga: Kisah Pelaku UMKM Ring Satu Melejit Berkat Program Lontar Petrokimia Gresik

Karenanya, lanjut dia, di Rumah Kurasi tersebut juga memiliki format pendampingan. Di mana pendampingan dilakukan oleh 12 asesor berkompeten, 25 instruktur kurator dan 58 kurator Rumah Kurasi.

"Sehingga produk UMKM Jatim yang dikurasi bukan hanya dinilai layak atau tidak diperluas pasarnya. Melainkan, di Rumah Kurasi ini seluruh program dilaksanakan dengan fokus pada pengembangan ekosistem dan kolaborasi," imbuhnya.

Terkait permodalan UMKM, Pemprov Jatim terus melakukan penguatan dari segi pembiayaan selama Pandemi Covid-19.

“Jika dilihat datanya, pemberian kredit bagi UMKM Jatim meningkat di saat pandemi. Bahkan nilainya terbesar secara nasional 3 tahun berturut-turut. Pada tahun 2019 kita berikan kredit bagi UMKM Jatim dengan nominal sebesar Rp159,9 triliun, kemudian tahun 2020 sebesar Rp159,5 triliun dan tahun 2020 sebesar Rp180,1 triliun,” terangnya.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

Dari seluruh upaya yang telah dilakukan, salah satu hasil yang telah terlihat adalah tren pangsa kredit untuk UMKM yang menunjukkan kenaikan.

Data di tahun 2019 sebesar 27,1%, yang kemudian tercatat naik di tahun 2020 sebesar 28,9�n di tahun 2021 juga tercatat naik lagi di angka 31,0%.

“Optimis Jatim Bangkit memberikan semangat tersendiri bagi 9.782.262 UMKM. UMKM adalah backbone ekonomi Jawa Timur dengan kontribusi terhadap PDRB Jawa Timur mencapai 57,25%,” pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.