Kamis, 11 Jun 2026 22:34 WIB

Solidkan Barisan, PDIP Surabaya Siapkan Strategi Hadapi Pemilu 2024

Rakor Ancab PDI Perjuangan Kota Surabaya. (Foto: PDI Perjuangan Kota Surabaya/jatimnow.com)
Rakor Ancab PDI Perjuangan Kota Surabaya. (Foto: PDI Perjuangan Kota Surabaya/jatimnow.com)

Surabaya - PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar rapat koordinasi anak cabang (Rakor Ancab) secara maraton di 31 kecamatan. Rapat dilakukan untuk menyolidkan barisan dan menata langkah hingga akar rumput, dalam menghadapi Pemilu serentak tahun 2024.

Anak Cabang adalah organisasi PDI Perjuangan di level kecamatan. Turut hadir dalam agenda, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Whisnu Sakti Buana, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Adi Sutarwijono dan jajaran, serta mengundang Eri Cahyadi-Armuji.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Juga hadir anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan Dapil Surabaya Jordan Bataragoa, Agustin Poliana, dan Agatha Retnosari. Hadir pula anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan dari setiap daerah pemilihan.

Sejak Jumat lalu, pelaksanaan Rakor Ancab PDI Perjuangan sudah digelar di 6 kecamatan, yakni di Tambaksari, Krembangan, Semampir, Tegalsari, Genteng, dan Rungkut, serta berlanjut ke kecamatan-kecamatan lain.

Di Kecamatan Pabean Cantikan, Senin (14/2/2022) kegiatan diikuti jajaran Pengurus Anak Cabang di tingkat kecamatan, Pengurus Ranting di level kelurahan, dan Pengurus Anak Ranting di level RW.

“Rapat koordinasi ini dihadiri dengan formasi lengkap, seluruh jajaran kader dan struktur kepengurusan partai, kader PDI Perjuangan di legislatif dan kader di eksekutif. Kita terus memperkuat konsolidasi partai dan menata langkah dan strategi menghadapi Pemilu serentak tahun 2024,” kata Adi Sutarwijono, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya.

Rapat koordinasi juga mengevaluasi kepengurusan partai di semua tingkatan. Karena ada sejumlah pengurus yang pindah domisili dan tidak aktif, ada juga yang meninggal dunia, atau rangkap jabatan. Rapat juga membahas perluasan kartu tanda anggota (KTA) PDI Perjuangan.

“PDI Perjuangan di Surabaya tidak saja harus menang dalam Pemilu 2024, tetapi juga menambah kursi di legislatif dan memenangkan Pilkada serentak tahun 2024,” kata Adi, yang juga Ketua DPRD Kota Surabaya.

Adi mengingatkan pentingnya memberi perhatian dan menggarap anak-anak muda, karena ceruk segmen pemilih ini akan sangat besar di Pemilu 2024. Begitu juga segmen pemilih perempuan, harus menjadi perhatian dari kader-kader banteng Kota Surabaya.

“Segmen pemilih anak-anak muda dan perempuan perlu mendapatkan perhatian khusus dari PDI Perjuangan, mengingat jumlahnya sangat besar pada Pemilu 2024. Pasti banyak anak-anak milenial yang nanti akan menggunakan hak pilihnya yang pertama. Sehingga penting bagi PDI Perjuangan untuk memperkuat basis di kalangan anak-anak muda,” jelas Adi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Wakil Wali Kota Armuji mengucapkan terima kasih pada seluruh kader-kader banteng di Kota Surabaya.

“Kita bisa memenangkan Pilkada Kota Surabaya, berkat kesolidan dan perjuangan kader-kader PDI Perjuangan, serta berkat kerja gotong royong dengan seluruh elemen masyarakat Kota Surabaya. Kader-kader PDI Perjuangan harus menyatu dengan masyarakat,” kata Armuji.

Ia meminta seluruh kader banteng Kota Surabaya memberi dukungan bagi seluruh program-program pembangunan Eri Cahyadi-Armuji bagi Kota Surabaya.

“Kader PDI Perjuangan harus mendengar keluhan dan aspirasi masyarakat, harus terampil menangani, dan memperjuangkan melalui fraksi kita di DPRD maupun pada pemerintah kota,” ujar Armuji.

“Kita yakin, berkat kekompakan dan kesolidan kita semua, PDI Perjuangan akan memenangkan Pemilu 2024 atau mencetak hattrick,” tambahnya.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Wakil Ketua PDI Perjuangan Jawa Timur, Whisnu Sakti Buana mengatakan, konsolidasi partai berlambang banteng moncong putih itu memang harus diperkuat dari waktu ke waktu.

“Konsolidasi partai kita letakkan dalam satu tarikan napas dengan pemenangan Pemilu serentak 2024. Kita terus jaga dan memperkuat kesolidan kader dan pengurus PDI Perjuangan, tidak pernah henti, untuk memenangkan Pemilu ketiga kali berturut-turut atau hatrick,” kata Whisnu Sakti Buana.

PDI Perjuangan sudah memenangkan pemilu tahun 2014 dan 2019, atau dua kali berturut-turut. Kini, partai politik yang dipimpin Megawati Soekarnoputri menargetkan menang tiga kali berturut-turut pada Pemilu 2024.

Whisnu mengingatkan seluruh kader dan pengurus PDI Perjuangan di Kota Surabaya untuk berada di tengah-tengah rakyat.

“Sesuai arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri, kita jangan memunggungi rakyat. Tapi kita harus berada di tengah-tengah rakyat, bekerja dan menyelesaikan persoalan rakyat. Menangis dan tertawa bersama rakyat,” kata Whisnu.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.