Senin, 22 Jun 2026 18:23 WIB

1 Korban Tewas di Pantai Payangan Jember Ditemukan, Polisi Selidiki Ritualnya

  • Penulis : Rony Subhan
  • | Minggu, 13 Feb 2022 17:06 WIB
11 korban terseret ombak Pantai Payangan Jember berhasil ditemukan. (Foto: Basarnas Jember for jatimnow.com)
11 korban terseret ombak Pantai Payangan Jember berhasil ditemukan. (Foto: Basarnas Jember for jatimnow.com)

Jember - Rombongan padepokan Jamaah Tunggal Jati Nusantara yang jadi korban terseret ombak di Pantai Payangan Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, semua telah diketemukan.

Korban berjumlah 11 orang dinyatakan meninggal, dan 13 lainnya selamat. Sempat 1 korban tidak ditemukan. Namun Minggu (13/2/2022) pukul 11.40 WIB, korban atas nama Saipul (40) asal Desa Krasak, Kecamatan Ajung, itu berhasil telah ditemukan.

Baca Juga: Temui Massa Aksi, DPRD Jember Siap Kawal Aspirasi Program Makan Bergizi Gratis

Wika (54), tim Basarnas Jember membenarkan temuan 1 korban tersebut. Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian.

"Semua korban sudah ditemukan termasuk 1 korban atas nama Saipul. Evakuasi sempat terhalang cuaca karena ombak masih tinggi," terangnya.

"Komplit sudah semua korban sudah ditemukan," tambah Wika.

Sementara, Kasubag Humas Polresta Jember Iptu Brisan Imanula menjelaskan tujuan ritual yang merenggut nyawa banyak orang tersebut belum diketahui.

Sebelum kejadian pimpinan ritual, Nurhasan, lelaki 35 tahun asal Dusun Botosari, Desa Dukuhmencek, sudah diingatkan agar jangan mengadakan kegiatan dipantai, namun mereka tetap mengelar ritual.

Baca Juga: Kodim 0824 Jember Fasilitasi Ratusan Warga Ikuti Operasi Katarak Gratis

"Kita masih nunggu penyelidikan saksi, apa tujuan ritual yang sampai merenggut banyak korban," terangnya.

Baca Juga: 10 Peserta Ritual Tewas Terseret Ombak Pantai Payangan Jember, 1 Masih Misterius

Korban saat ditemukan ada yang kondisinya hampir telanjang. Satu jenazah perempuan yang hanya memakai kaos warna merah hati, ditemukan tidak memakai celana. Sehingga muncul dugaan pelaksanaan ritual itu setengah telanjang.

Namun Iptu Brisan membantah dugaan itu. Korban semua memakai baju, namun karena ombak dan arusnya besar pakaian yang dikenakan terlepas.

Baca Juga: Jenazah Santriwati Asal Kediri yang Terseret Ombak di Blitar Ditemukan

"Memang ada korban saat ditemukan hampir telanjang, tapi menurut saya kemungkinan baju yang dikenakan terlepas saat digulung ombak," ujarnya.

Ia menambahkan, semuanya masih tahap penyelidikan. "Nanti setelah selesai penyelidikan baru bisa kita katakan hasilnya seperti apa," kata Iptu Brisan kepada wartawan.

Pencarian para korban ini melibatkan tim gabungan dari Basarnas Pos SAR Jember, Samapta Polres Jember, Sat Polair Polres Jember, Polsek Ambulu, Kodim Jember, Koramil Ambulu, Kamla Puger, Relawan BPBD Jember, Tagana Jember, PMI Jember, SAR Rimba Laut, Relawan Gabungan Jember, Relawan Rumah Zakat, Jember Bergerak, Brandal Alas Rescue, dan nelayan setempat.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.