Rabu, 17 Jun 2026 11:00 WIB

Emak-emak di Pacitan Aniaya Seorang Nenek, Pelaku: Saya Sakit Hati

Emak-emak yang menganiaya seorang nenek di Pacitan diperiksa penyidik (Foto: Polres Pacitan/jatimnow.com)
Emak-emak yang menganiaya seorang nenek di Pacitan diperiksa penyidik (Foto: Polres Pacitan/jatimnow.com)

Ponorogo - Penganiayaan yang dilakukan Siti Nurkayah (51) terhadap seorang nenek bernama Suteni (75) di Pacitan, dipicu sakit hati. Emak-emak itu emosi lantaran ditagih utang uang Rp 100 ribu.

Di hadapan penyidik, Siti mengaku nekat memukul korban lantaran kesal dan sakit hati ditagih utang yang menurutnya hanya Rp 100 ribu.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

"Saya sakit hati. Uang Rp 100 ribu saja kok," ungkap warga Kelurahan Pucangsewu, Kabupaten Pacitan itu, Sabtu (12/2/2022).

Baca juga:  Gegara Uang Rp 100 Ribu, Emak-emak di Pacitan Aniaya Seorang Nenek

Siti mengaku khilaf saat memukul korban menggunakan balok kayu hingga korban terluka di bagian kepala. Menurutnya, dua pekan lalu korban dan anaknya menagih utang.

Kasat Reskrim Polres Pacitan, AKP Dika Hadiyan menjelaskan, awalnya korban mendatangi rumah pelaku untuk menagih utang.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

"Selang dua pekan, pelaku mendatangi rumah korban menggunakan jas hujan dan masker. Sehingga awalnya korban tidak tahu kalau yang datang adalah pelaku," jelas Dika.

Setelah dipersilahkan masuk oleh korban, pelaku langsung memukul kepala korban hingga beberapa kali dengan balok kayu yang dibawanya. Meski sempat tersungkur, korban yang nyawanya terancam berteriak minta tolong hingga menelepon anaknya.

Dika menambahkan, melihat itu, pelaku langsung kabur menggunakan motor. Sementara korban mengalami luka robek di bagian kepala belakang dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Wisatawan Asal Surabaya Oleh Oknum Aremania Berakhir Damai

"Warga setempat berupaya mengejar pelaku. Namun upaya warga tidak membuahkan hasik," tambah dia.

Setelah mendapat perawatan, korban melapor ke Polres Pacitan. Setelah melakukan penyelidikan, tim satreskrim berhasil mengamankan pelaku dan kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.