Minggu, 07 Jun 2026 11:22 WIB

Pelajar di Tulungagung Kembali Belajar Secara Online

Aktivitas di SMAN 1 Boyolangu terpantau sepi pasca-kebijakan penghentian PTM di Tulungagung. (Foto: Putra Pamungkas/jatimnow.com)
Aktivitas di SMAN 1 Boyolangu terpantau sepi pasca-kebijakan penghentian PTM di Tulungagung. (Foto: Putra Pamungkas/jatimnow.com)

Tulungagung - Terus bertambahnya kasus terkonfirmasi Covid-19, membuat Pemerintah Kabupaten Tulungagung mengambil sejumlah kebijakan baru. Mereka secara resmi menghentikan penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di semua jenjang sekolah mulai hari ini.

Sebelumnya penghentian PTM ini hanya dilakukan di tingkat SMA/SMK sederajat. Namun kali ini semua jenjang mulai dari PAUD hingga SMP juga dihentikan. Para siswa kembali akan mengikuti pembelajaran secara online atau daring.

Baca Juga: 3 Koper Diamankan KPK Dari Penggeledahan Kantor Pemkab Tulungagung

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo menerangkan, penghentian aktivitas PTM dimulai hari ini hingga tanggal 19 Februari mendatang. Peningkatan angka kasus COVID-19 yang terjadi setiap hari menjadi alasannya. Beberapa siswa telah dinyatakan positif COVID-19 sehigga langkah penghentian PTM ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah penyebarannya.

"Selama sepekan kita hentikan dulu PTM ini, siswa kembali belajar secara online atau daring," ujarnya, Sabtu (12/02/2022).

Baca Juga: KPK Panggil Kepala OPD Saat Geledah Pemkab Tulungagung

Saat ini terdapat 62 kasus aktif Covid-19. Dari jumlah tersebut sebanyak 29 pasien menjalani perawatan di rumah sakit dan fasilitas kesehatan lain. Sedangkan 33 lainnya dikarantina di lokasi isoter yang ada di setiap kecamatan. Pemkab sendiri memprediksi puncak COVID-19 ini akan terjadi pada awal bulan Maret mendatang.

"Dalam beberapa hari terkahir ini memang terjadi penambahan kasus yang cukup signifikan meskipun angka kesembuhan juga ikut naik," tuturnya.

Baca Juga: Peran Vital Ajudan dalam Kasus Pemerasan Bupati Tulungagung Gatut Sunu

Selain menghentikan aktivitas PTM, penerapan Work From Home (WFH) juga akan diberlakukan kembali. Aktvitas perkantoran diminta mulai menerapkan WFH sejak Senin depan. Maksimal jumlah karyawan yang diperbolehkan masuk hanya 50 persen dari total keseluruhan.

"Kami juga meminta masyarakat tidak perlu panik dan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat, ini adalah kuncinya," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.