Minggu, 14 Jun 2026 01:28 WIB

Kades di Banyuwangi Jalan Kaki 2 Km Datangi Kondangan, Ngapain?

  • Penulis : Rony Subhan
  • | Minggu, 06 Feb 2022 16:47 WIB
Rahman Mulyadi (55), Kepala Desa Sraten, Kecamatan Cluring, berjalan kaki sejauh 2 kilometer demi mendatangi kondangan pernikahan sahabat nya. (Foto: Rony Subhan/jatimnow.com)
Rahman Mulyadi (55), Kepala Desa Sraten, Kecamatan Cluring, berjalan kaki sejauh 2 kilometer demi mendatangi kondangan pernikahan sahabat nya. (Foto: Rony Subhan/jatimnow.com)

Banyuwangi - Rahman Mulyadi (55), Kepala Desa Sraten, Kecamatan Cluring, berjalan kaki sejauh 2 kilometer demi mendatangi kondangan pernikahan sahabat karibnya. Lha ngapain gak naik mobil?

Usut punya usut ternyata, Rahman rela capek jalan kaki lantaran sudah bernazar sebelumnya. Jika sahabatnya itu menikah, akan berjalan kaki sambil diiringi musik rebana.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Sahabat karib Rahman itu cukup lama membujang. Bahkan bisa dibilang agak telat nikah. Dari kondisi itu, untuk menyemangatinya, Rahman bersumpah jika sahabatnya yang bernama Abdul Muhit, itu menikah akan berjalan kaki menuju tempat pernikahan.

"Saya dulu pernah mengucap nazar di hadapan sahabat saya itu. Jika kamu mau menikah, nanti saya dan istri ke tempatmu berjalan kaki diiringi terbangan," jelasnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Jika saya tidak tepati, saya takut kuwalat dengan ucapan saya. Makanya saya laksanakan, walaupun saya bersama istri harus menahan malu karena dilihat banyak warga," kata Rahman.

Warga sekitar sontak berdatangan melihat pemandangan yang tidak sewajarnya ada di kampungnya itu. Adat pernikahan di Banyuwangi yang diarak adalah pengantinnya, tapi sekarang terbalik, tamu yang datang ke hajatan yang diarak memakai musik rebana.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

"Saya melihatnya aneh tapi setelah mendengar itu nazarnya Pak Lurah kepada sahabatnya ya sah-sah saja," ujar Fahru, salah satu warga Sraten.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.