Senin, 15 Jun 2026 13:14 WIB

Dirigen Lagu Indonesia Raya yang Viral Ternyata Orang Magetan, Ini Sosoknya

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 06 Feb 2022 10:27 WIB
Pak Ipin, dirigen yang viral saat bermain biola (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Pak Ipin, dirigen yang viral saat bermain biola (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Magetan - Beberapa waktu belakangan netizen membicarakan rekaman seorang dirigen lagu Indonesia Raya yang dibawakan dengan penuh semangat, pada acara resmi kedinasan. Videonya kemudian viral pada semua platform media sosial WhatsApp, YouTube, Intagram, TikTok hingga Facebook.

Video itu ribuan kali dibagikan dan ditonton jutaan pemirsa. Video singkat tersebut juga menuai bermacam respon, dari memuji hingga menghujat.

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

Rupanya, dirigen tersebut warga Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Sosok dirigen itu bernama lengkap Agus Arifin (41). Dia biasa disapa dengan panggilan Pak Ipin oleh siswa di SMAN 1 Kawedanan.

Saat jatimnow.com mendatangi rumahnya, Pak Ipin tidak menyangka bahwa video yang direkamnya sendiri dengan ponselnya bakal viral. Padahal dia merekam pada akhir tahun lalu pada acara evaluasi dewan pendidikan dan komite sekolah.

"Ya nggak nyangka. Video yang saya unggah di kanal YouTube pribadi saya berbama 'Pak Ipin Dirigen' sebelumya juga tidak viral, nggak banyak yang nonton," ujarnya, Minggu (6/2/2022).

Ditanya sejak kapan menjadi dirigen, Pak Ipin mengaku sejak dari dulu. Pada saat itu dirinya mencari tahu untuk apa gerakan itu. Lama-lama tahu dan sering melihat antara dirigen musik dan paduan suara tidak sinkron tidak kompak.

Bahkan sebagian peserta sering terlihat menyajikan lagu Indonesia Raya hanya komat kamit mengerakkan bibir sekenanya saja. Seakan kurang semangat dan rasa patriotismenya kurang.

Baca Juga: Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok saat Rapat Minta Maaf: Saya Khilaf

Dia mengaku, untuk jadi dirigen mengajak penyanyi untuk lebih semangat menjiwai lagu tersebut dengan penuh semangat kepatriotan. Namun tergantung iringan musiknya juga. Jika aransemen musik seriosa jadi lebih semangat.

"Saya sangat menjiwainya, bahkan bulu kuduk bisa berdiri. Bila iringanya bukan seriosa ya bisa lembut. Intinya menyesuaikan iringanya," terangnya.


Dia mengaku untuk pekerjaan sehari-harinya adalah guru di SMAN 1 Kawedanan, Magetan. Dimana sebelum menjadi guru, Pak Ipin kuliah di Universitas Negeri Yogjakarta (UNY).

Baca Juga: Sopir Angkutan Pelaku Intimidasi Turis Asal China di Probolinggo Minta Maaf

Dia kemudian merantau ke Magetan. Pasalnya istrinya yang bernama Susi Lukluk adalah asli Magetan. Kemudian mencoba keberuntungan mendaftar guru dan diterima pada tahun 2010 lalu itu sebagai guru seni.

"Saya asli Jogja dan lulusan UNJ, setelah lulus pindah Magetan ikut istri. 2010 lalu melamar dan lulus jadi ASN sebagai guru seni di SMAN 1 Kawedanan," terangnya.

Terkait videonya yang viral dan menuai banyak komentar pria pengidola musisi Adi MS itu mengaku sudah memberikan klasifikasi. "Silahkan simak penjelasan saya di kanal YouTube saya. Mudah-mudahan netizen yang telah berkomentar pedes soal gayanya membawakan dirigen bisa memahami dan bisa memberikan pencerahan" pungkas bapak 3 orang anak ini.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.