Sabtu, 20 Jun 2026 04:22 WIB

Lawan Madura United, Pemain Persela Lamongan Tersisa 14 Orang

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Sabtu, 05 Feb 2022 13:02 WIB
Pemain Persela Lamongan berlatih jelang hadapi Madura United.(Foto: Instagram @perselafc)
Pemain Persela Lamongan berlatih jelang hadapi Madura United.(Foto: Instagram @perselafc)

Lamongan - Persela Lamongan akan melawan Madura United dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2021-2022 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Sabtu (5/2/2021) petang nanti.

Namun, dalam pertandingan di pekan ke-23 ini, pasukan Laskar Joko Tingkir, julukan Persela Lomongan mengalami krisis pemain, karena terkena Covid-19. Manajemen pun dibuat pusing.

Baca Juga: Valentina Imelda, Motor Serangan Tim Bola Putra Kancil Mas di Dandim Cup Kediri U12

Pelatih Persela Lamongan, Jafri Sastra mengungkapkan timnya kini tersisa 14 orang. Selain terkena Covid-19, beberapa pemain juga dilandan cedera dan absen karena izin keluarga.

"Kemarin kami hanya berlatih dengan 14 pemain saat official training. Ada empat pemain yang terlibat langsung dengan Covid-19 karena bertemu Arema malam itu, tiga lagi demam, satu cedera dan satu pemain izin. Jadi kekuatan kami saat ini tinggal 14 pemain," ungkap Jafri, Sabtu (5/2/2022).

Jafri pun tengah was-was menantikan hasil tes swab PCR yang akan keluar pada petang ini. Mengingat laga tidak bisa diteruskan jika pemain yang tersisa kurang dari 14 orang.

Baca Juga: BRI Youth Champions League 2026 Cetak Talenta Muda

"Kalau sampai ada apa-apa kami serahkan kembali ke manajemen. Kalau ada lagi yang terlibat Covid-19 kami akan serahkan ke manajemen untuk berkoordinasi dengan operator," katanya.

Meski hanya menyisakan 14 orang, dirinya mengakui tetap menargetkan poin penuh dari Madura United. Tren negatif Persela yang belum pernah menang di 13 pertandingan terakhirnya memotivasi Jafri Sastra untuk bisa meraih poin penuh di laga ini.

"Siapapun lawan kami, kami punya motivasi untuk bisa meraih poin karena 13 laga kami belum mendapatkan poin penuh. Bagi kami, kami ingin bisa meraih poin penuh apapun kondisi dan situasi dari tim kami maupun lawan. Yang penting anak-anak dalam kondisi baik dan bugar," tandas mantan pelatih PSPS Pekanbaru itu.

Baca Juga: Pelatih Persik Kediri Ungkap Biang Kekalahan dari Madura United

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.