Minggu, 21 Jun 2026 10:28 WIB

Khofifah Sebut Rantai Distribusi Jadi Biang Kelangkaan Minyak Goreng

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau operasi pasar minyak goreng di Kantor UPT Bapenda Jatim Jalan Panglima Sudirman Gresik (Foto: Humas Pemkab Gresik)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau operasi pasar minyak goreng di Kantor UPT Bapenda Jatim Jalan Panglima Sudirman Gresik (Foto: Humas Pemkab Gresik)

Gresik - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan kunjungan kerja di Gresik, Jumat (4/2/2022). Selain meninjau operasi pasar minyak goreng, Khofifah juga mengunjungi perajin tenun.

Dalam kunjungan pertamanya, Khofifah meninjau operasi pasar minyak goreng di Kantor UPT Bapenda Jatim Jalan Panglima Sudirman Gresik. Operasi pasar digelar untuk menjaga daya beli masyarakat terhadap minyak goreng yang akhir-akhir ini mengalami kelangkaan.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Dalam operasi pasar ini, Pemprov Jatim menyediakan 1.000 paket minyak goreng murah. Per paketnya berisi dua liter minyak dengan harga per liter Rp 12.500.

Khofifah mengatakan, bila mengacu hitung-hitungan sebenarnya, pasokan minyak di Jatim masih surplus.

"Produksi minyak goreng di Jatim mencapai 62.000 ton per bulan. Sementara kebutuhan masyarakat 59.000. Artinya seharusnya kita masih surplus," ungkap Khofifah.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

Terkait kelangkaan minyak goreng, Khofifah secara tegas menyebut bukan persoalan pasokan. Karena sebetulnya produksi di Jatim sudah mencukupi bahkan lebih.

"Ada missing link di rantai distribusi. Ini yang harus diurai dengan mendorong regulasi supaya harganya sesuai ketetapan. Apalagi pemerintah pusat sudah menganggarkan subsidi sebesar Rp 3 triliun," papar dia.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Sementara saat mengunjungi perajin tenun di Desa Wedani, Kecamatan Cerme, Khofifah mengaku kagum. Dia bahkan langsung memesan kain tenun hasil perajin setempat untuk dijadikan seragam.

"Semoga hasil tenun di Desa Wedani bisa menjadi inspirasi bagi daerah penghasil tenun lain," ungkap Khofifah.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.