Senin, 15 Jun 2026 23:43 WIB

Berjaket Polisi dan Beraksi di 21 TKP, Komplotan Curanmor di Probolinggo Dibekuk

Barang bukti kasus kejahatan curanmor di Kota Probolinggo. (Foto: Polres Probolinggo Kota/jatimnow.com)
Barang bukti kasus kejahatan curanmor di Kota Probolinggo. (Foto: Polres Probolinggo Kota/jatimnow.com)

Probolinggo - Modus pencurian motor dengan pelaku mengenakan jaket bertulis polisi, untuk mengecoh korban di wilayah sasaran, terjadi di Kota Probolinggo.

Tiga pelaku, HG, SZ, dan SY dibekuk usai 21 kali beraksi hingga membuat resah warga.

Baca Juga: Polres Jember Tangkap Residivis Curanmor, Beraksi di 18 TKP

"Ada 21 TKP yang menjadi lokasi kejahatan pelaku," ujar Plt Kasi Humas Polres Probolinggo Kota Iptu Zainullah, Jumat (4/2/2022).

Aksi menyamarkan kejahatan dengan mengenakan jaket polisi, dilakukan HG atas desakan RH (DPO). HG sendiri dibekuk saat berada di Pasar Hewan Wonoasih.

“Saat melancarkan aksinya hingga berujung penangkapan, pelaku HG menggunakan jaket bertuliskan polisi di bagian belakangnya. Tujuannya, agar masyarakat mengira mereka adalah polisi yang sedang berpatroli/bertugas," terangnya.

“Menurut ketiga tersangka, pelaku RH memang dikenal sering memakai jaket polisi dan jaket beratribut militer," jelasnya.

Baca Juga: Pencurian Motor Milik Juragan Kambing di Probolinggo Terekam CCTV

Sementara itu di tubuh tersangka SZ dan SY selaku penadah, ditemukan jimat berbentuk sabuk, kain hitam dan besi kuning.

"Ini diyakini sebagai jimat untuk menyembuhkan segala penyakit dan tolak santet sekaligus untuk kesehatan. Selain itu juga merupakan amanah dari almarhum orang tua kedua tersangka," tegasnya.

Dari kasus ini, turut diamankan 1 motor Honda Vario warna hitam tanpa pelat yang dicuri di indekos kawasan Mayangan, 1 motor Honda Beat, noka dan nosin rusak.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

“Petugas juga melakukan penggeledahan di rumah RH (DPO). Di sana ditemukan belasan pelat nomor tanpa motor dan onderdil part sepeda motor dari berbagai merek. Nomor–nomor tersebut tentunya akan kami gunakan sebagai tambahan informasi guna penyidikan lebih lanjut," pungkasnya.

“Harapannya, dari puluhan TKP curanmor ini bisa ditemukan kembali sepeda motor para korban. Selain itu, kami juga berpesan kepada pemilik sepeda motor untuk berhati-hati dalam memarkir sepeda motornya. Gunakan kunci ganda maupun kunci rahasia untuk memaksimalkan keamanannya," tutup Zainullah.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.