Rabu, 17 Jun 2026 04:38 WIB

Ketum IMM Jatim Terpilih Soal Emil dan Bayu: Keduanya Figur Muda yang Hebat

Ketum IMM Jatim terpilih, Firdaus Suudi
Ketum IMM Jatim terpilih, Firdaus Suudi

Surabaya - Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Ketum IMM) Jatim terpilih, Firdaus Suudi merespon pernyataan mantan ketua umum IMM Jatim, Andreas Susanto yang menyebut bahwa sosok Emil Dardak dianggap lebih layak menjadi Ketua Partai Demokrat Jatim.

Firdaus yang beberapa minggu lalu terpilih menyatakan bahwa apa yang disampaikan oleh Andreas adalah sikap personal.

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

"Apa yang disampaikan kakanda Andreas adalah sikap personal. Pendapatnya tidak mewakili IMM, serta tidak ikut dalam urusan partisan dukung mendukung," tegas Firdaus dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/02/2022).

Baca juga:  Empat Alasan Kenapa Emil Dardak Layak Jadi Ketua Demokrat Jatim

Firdaus mengaku, klarifikasinya ini adalah dorongan dari banyak kader di Jatim yang tetap ingin menjaga IMM agar tidak terlibat urusan politik praktis secara langsung. Terlebih di tengah sebuah partai yang sedang melakukan kontestasi kepemimpinan.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

"Sebagai Ketua Umum IMM Jatim terpilih, saya berharap kepada partai Demokrat Jatim bahwa siapapun yang terpilih adalah kader terbaik, bersih dan punya integritas," terangnya.

"Bagi IMM tidak ada yang lebih penting dari mendorong konsolidasi demokrasi di Jatim ke arah yang lebih cerah. Kedua calon ketua (Emil Dardak dan Bayu Airlangga) adalah dua figur muda yang hebat dan bisa dijadikan panutan," tambah pengusaha muda asal Gresik itu.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

Firdaus menegaskan bahwa IMM Jatim akan menjaga jarak yang sama dengan semua partai dan kepentingan politik praktis.

"IMM berkepentingan terhadap nilai demokrasi yang berkeadaban. Demokrasi tanpa partai politik yang demokratis dan bebas dari KKN akan menuju jurang kegelapan," tegasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.