Senin, 08 Jun 2026 10:35 WIB

Bus Mini Terjun ke Jurang, Evakuasi Butuh 10 Jam

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 06 Mar 2018 07:49 WIB
Foto dokumentasi polisi
Foto dokumentasi polisi

jatimnow.com - Jalur maut Kecamatan Slahung-Ngrayun, Ponorogo hampir memakan korban, Senin (5/3/2018). Sebuah bus mini terjun ke jurang di tikungan  Dusun Gembes.

Bus bernopol AE 7280 UX yang disopiri Sumarno (40), warga Desa Wonokarto, Kecamatan Ngadirojo, Pacitan gagal mengendalikan laju karena selip.

Pun proses evakuasinya memakan waktu 10 jam karena kendala medan dan cuaca yang tidak bersahabat. Hampir memakan waktu hampir 10 jam. Dari Pk 15.00 Wib hingga Pk 23.00 Wib.

"Karena memang masuk jurangnya 5 meter. Ditambah saat proses evakuasi hujan dan keadaan sangat licin. Jadi prosesnya memakan waktu hampir 10 jam," kata Kapolsek Slahung, AKP Paidi, Selasa (6/3/2018) pagi.

Baca Juga: Pemotor Asal Trenggalek Tewas Usai Tabrak Bus di Tulungagung



Dia mengaku, proses evakuasi akhirnya bisa dilakukan dengan cara menggunakan seling baja dengan bantuan warga sekitar.

Kecelakaan tunggal tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Dari delapan penumpang, dua mengalami luka-luka. Yakni Rizki Eko (17) dan Yuli P (15).

Keduanya warga Dusun Bandungan, Desa/Kecamatan Slahung. Rizki mengalami pusing-pusing dan Yuli mengalami mimisan.

Informasi yang dihimpun, lokasi kejadian memang jalan menikung serta menanjak. Bus mengalami selip dan tak kuat menanjak. Kemudian jatuh dan terguling ke jurang.

"Tak kuat menanjak, kebetulan kanan kiri jurang," kata Paidi.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.