Rabu, 17 Jun 2026 11:35 WIB

Jalan Rusak di Jombang Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Pasang Poster Sindiran

Poster sindiran yang terpasang di jalan rusak di Jombang (Foto: Elok for jatimnow.com)
Poster sindiran yang terpasang di jalan rusak di Jombang (Foto: Elok for jatimnow.com)

Jombang - Beberapa poster sindiran terpasang di sepanjang jalan rusak di Desa Kedungpapar, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang.

Belasan poster sindiran itu menjadi salah satu bentuk protes warga, lantaran jalan rusak di desa tersebut tidak kunjung diperbaiki.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"IBU sibuk buat TENDA! DPRD nya NJEGIDEK (diam saja).. ae," bunyi tulisan pada poster tersebut seperti dilihat jatimnow.com, Rabu (26/1/2022).

Salah satu warga sekitar, Mashudi mengatakan, jalan rusak itu sudah diberi penanda, tapi belum ada penanganan dari pihak terkait.

"Rusak parah jalannya belum pernah diperbaiki," tutur Mashudi.

Namun, Mashudi tidak mengetahui siapa yang memasang poster sindiran itu. Dia mengaku melihat poster itu sejak Senin (25/1/2022) lalu.

"Kurang tahu siapa yang masang, adanya Senin sore. Bagian jeglong (berlubang) dalam itu lebih dulu. Harapannya ya diperbaiki," terangnya.

Baca Juga: 55 Ruas Jalan Lamongan Sepanjang 35 Km Masuk Prioritas Perbaikan

Sementara Kepala Desa Kedungpapar, Faisal Karim menjelaskan, terdapat sekitar 15 poster yang terpasang sepanjang jalan, menyusul kerusakan jalan yang terus bertambah.

"Kalau kerusakan parah ini mohon maaf ya pas hujan-hujan ini. Sebelumnya tidak terlalu," ungka Faisal.

Menurut Faisal, jalan yang rusak itu adalah kewenangan kabupaten, sehingga pihaknya tidak bisa berbuat banyak.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

"Jalannya ikut kabupaten. Ya, selama ini laporannya, mohon maaf kami sampaikan waktu ada pertemuan di kecamatan langsung ke pak camat. Kalau bisa segera mungkin diperbaiki. Karena jalan poros antar kecamatan, mohon maaf sudah beberapa kali orang jatuh karena kalau hujan nggak kelihatan (lubangnya)," papar dia.

Terpisah, Camat Sumobito Mustaghfirin mengungkapkan, Pemkab Jombang sudah melakukan pengecekan ke lokasi.

"Sudah ditinjau ibu bupati, kalau tidak salah Jumat awal tahun. Harapan kita mudah-mudahan bisa segera ditindaklanjuti," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.