Selasa, 16 Jun 2026 00:17 WIB

Warga di Magetan Terkejut Terima Akta Kematian padahal Masih Sehat

Suparlan, warga Desa Ngariboyo, Magetan yang menerima akta kematian. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Suparlan, warga Desa Ngariboyo, Magetan yang menerima akta kematian. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Magetan - Suparlan (61), warga Desa Ngariboyo, Kabupaten Magetan, dibuat kaget lantaran dirinya yang masih sehat bugar mendapat kiriman akta kematian dari perangkat desa.

"Anak saya yang terima. Yang ngasih perangkat desa. Saya lo masih sehat," ujar Suparlan, saat ditemui di rumahnya, Jumat (21/1/2022).

Baca Juga: Banyak Belum Urus Akta Kematian, Fawait Minta Warga Jember Tertib Administrasi

Menurut suparlan, surat itu diterimanya pada Selasa (18/1/2022) lalu. Suparlan mengaku heran dengan adanya akta kematian yang dia terima disaat dirinya masih bugar.

Dari keterangan akta kematian yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Magetan, Suparlan dinyatakan meninggal pada tanggal 9 September 2021. Sedangkan kematiannya tercatat di Gresik.

"Keterangan kematiannya tercatat di Gresik,” imbuhnya.

Dia menyayangkan adanya akta kematian itu. Dalam waktu dekat ia akan meminta kejelasan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Magetan terkait terbitnya surat kematian tersebut.

Baca Juga: Mengurus Akta Kelahiran di Trenggalek Bisa Dilakukan di Faskes, Ini Alurnya

"Alhamdulillah saya masih segar bugar, ini anak saya saya minta nyari kejelasan ke dinas," jelasnya.

Suparlan mengaku sempat terkena Covid-19 dan menjalani perawatan di ruang isolasi Covid-19 RSUD Sayidiman pada Desember tahun 2020.

"Setelah menjalani perawatan yang didiagnosa terpapar Covid-19 sembuh dan kembali ke rumah pada awal bulan Februari 2021," jelasnya.

Baca Juga: DLH Kota Malang Perbaiki Permainan Anak di Alun-Alun, Jamin Keamanan Wahana

Buktinya, kata dia, dirinya mendapat surat keterangan sembuh dari Covid dan menjalani hari-harinya dengan tetap beraktivitas sebagai guru olah raga.

"Saya baru pensiun bulan Desember lalu. Tidak ada kendala urusan dokumen saat itu. Saya menerima SK pensiun yang jelas saya ada. Aneh kan ada surat kematian," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.