Senin, 22 Jun 2026 20:42 WIB

Ubhara Kembangkan Desa Alam di Prigen Pasuruan Jadi Kawasan Wisata Aman

Ubhara Surabaya resmikan kawasan Wisata Aman di Desa Alam Indah, Prigen. (Foto: Humas Ubhara/jatimnow.com)
Ubhara Surabaya resmikan kawasan Wisata Aman di Desa Alam Indah, Prigen. (Foto: Humas Ubhara/jatimnow.com)

Surabaya - Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya meresmikan kawasan Wisata Aman di Desa Alam Indah, Kelurahan Ledug, Kecamatan Prigen, Pasuruan.

Kepala Humas Ubhara Surabaya Dr Fitria Widiyani Roosinda melalui keterangan resminya mengatakan, kawasan Wisata Aman yang terletak di Desa Alam Indah, Kelurahan Ledug tersebut diresmikan Rektor Ubhara Brigjen Pol (Purn) Drs Edy Prawoto, Rabu (19/1/2022).

Baca Juga: Dari 20 hingga 56 Tahun, Ubhara Surabaya Tunjukkan Pendidikan Tak Mengenal Batas

"Ini sesuai dengan kampus kami yang diresmikan sebagai Kampus Kamtibmas pada tanggal 16 November 2021 lalu. Ubhara Surabaya merupakan Kampus Kamtibmas pertama yang ada di Indonesia yang memang mendukung upaya Polri dalam menegakkan keamanan dan ketertiban di masyarakat," ujar Fitria Widiyani Roosinda, Kamis (20/1/2022).

Fitria menambahkan, peresmian termasuk dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik Ubhara yang digagas oleh Warek III Ismail.

"Ada tiga kelompok yang sedang melakukan KKN di sana, yakni kelompok 23, 24 dan 33. Tadinya di tempat itu adalah tempat gelap, kayak semak-semak, gelap, ada yang mabuk-mabukan atau kegiatan yang negatif," terangnya.

Mahasiswa Ubhara di bawah pendampingan dari dosen Yulius Puguh dan Ariyan Alfraita pun membuat kafe sederhana berbau alam bernama Kafe Patung Kuda, karena di daerah sana daerah patung kuda.

Lebih lanjut, Fitria menambahkan, daerah tersebut juga rawan kecelakaan karena berada di tanjakan curam yang beberapa kali ada pengendara jatuh dan pengendara mobil yang mundur.

Baca Juga: Desa Les Buleleng Raup Manfaat Ekonomi dari Wisata dan Garam Tradisional

Selama ini ada Tim SAR Bankom Arjuna yang sigap membantu para pengendara yang kesulitan. Namun mereka sendiri dan tidak ada pemberdayaan.

"Akhirnya kami membuat kafe yang tujuannya selain sosialisasi bahwa desa itu memiliki potensi yang bagus untuk dikembangkan, juga pusat Kamtibmas di daerah tersebut," katanya.

Hal tersebut juga berkaitan dengan Kampus Kamtibmas yang digaungkan Rektor Ubhara.

Baca Juga: Surya Paloh di Ubahara Surabaya: Ruang Publik Kita Bising, Tapi Miskin Substansi

"Pada saat peresmian, perangkat desa, babinsa, bhabinkamtibmas menyambut baik. Selain itu kami melakukan sosialisasi kepada para penduduk tentang perlunya kamtibmas," bebernya.

Fitria menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengirim mahasiswa untuk melakukan KKN di daerah setempat selama tiga tahun berturut-turut dan akan terus berlanjut.

"Masyarakat minta KKN tetap berlanjut di sana. Tadinya karang taruna yang tidak ada kegiatan sama sekali, saat ini telah ada penghasilan," tandasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.