Senin, 08 Jun 2026 05:17 WIB

Ancam Wartawan dan LSM, Kadispendik Kabupaten Pasuruan Minta Maaf

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 19 Jan 2022 21:31 WIB
Kadispendik Kabupaten Pasuruan, Hasbullah saat berpidato (Foto: Tangkapan layar video yang beredar)
Kadispendik Kabupaten Pasuruan, Hasbullah saat berpidato (Foto: Tangkapan layar video yang beredar)

Pasuruan - Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Kabupaten Pasuruan, Hasbullah meminta maaf bila pidatonya yang berisi ancaman kepada wartawan dan LSM membuat sejumlah pihak tidak berkenan.

Hasbullah menyebut bahwa pidatonya itu ditujukan untuk membangun motivasi kepada kepala SD dan SMP yang selama ini takut diganggu oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

Baca Juga: Tulungagung Deklasikan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Bebas Titipan

"Itu bagian membangun motivasi kepada kepala sekolah dasar dan kepala sekolah menengah pertama yang selama ini takut karena ada ancaman. Dan saya yakini yang ganggu dan ngancam bukan LSM dan wartawan, karena kalau wartawan dan LSM saya yakin melakukan fungsi kontrol. Dan terima kasih saya sebagai pimpinan kalau ada masalah komunikasi dan koordinasi demi kebaikan pendidikan," jelas Hasbullah saat dikonfirmasi jatimnow.com, Rabu (19/1/2022).

Selain itu, Hasbullah pun meminta maaf jika ada pihak-pihak yang tidak terima dengan pidatonya tersebut.

"Bila ada ucapan yang kurang berkenan dari video ini, kami atas nama pribadi mohon maaf nggih," ungkap Hasbullah.

Baca juga:  Beredar Video Pidato Kadispendik Kabupaten Pasuruan Ancam Wartawan dan LSM

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Sebelumnya, video pidato Hasbullah itu beredar luas. Dalam pidato di hadapan jajaran pegawai dinas pendidikan itu, dia menyatakan bahwa bila ada Wartawan atau LSM yang menggangu sekolah, akan mati.

"Nyuwun sewu (mohon maaf), kepada pihak yang tidak bertanggungjawab atau yang bertanggungjawab, ini kebetulan saya difoto mulai awal, ati-ati koen (hati-hati kamu). Lek atek (kalau sampai) ganggu kepemimpinanku, ganggu sekolahan, ati-ati, mati awakmu (mati kamu)," jelas Hasbullah disambut tepuk tangan para ASN.

"Kepala sekolah semuanya gak usah takut sama LSM, sama siapa, ini perwakilane, nanti grupnya wartawan LSM sebarin. Jangan sampai mengganggu, nanti mati. Mulai hari ini tidak ada cerita sekolah takut ya. Karena apa, menteri pendidikan kita, merdeka belajar, merdeka sekolah," tambah dia.

Baca Juga: Klarifikasi Dugaan Praktik Titipan Jabatan, Komisi D DPRD Jember Panggil Dispendik

Atas statement Hasbullah itu, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan mengaku prihatin sekaligus geram. Politisi PKB itu menyayangkan statement kadispendik yang baru dilantik tersebut di ruang publik.

"Sangat tidak elok seorang kepala OPD yang menaungi para pendidik, kaum intelektual dan akademisi memberi contoh ucapan dan perilaku sarkastik. Pantasnya omongan itu keluar dari mulut kepala preman," ujar Dion-sapaan Sudino Fauzan, Rabu (19/1/2022).

Menurut Dion, mestinya Hasbullah harus memberikan uswah hasanah, budi pekerti luhur, baik sikap, perilaku, ucapan yang santun, sejuk dan mengayomi. Dia juga meminta agar bupati mengevaluasi Hasbullah.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.