Sabtu, 20 Jun 2026 07:05 WIB

Sindikat Pencuri Kabel Telkom asal Lampung Dibekuk, 1 Pelaku Tertembak Mati

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 18 Jan 2022 13:51 WIB
Polda Jatim meringkus komplotan pencuri kabel Telkom. (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
Polda Jatim meringkus komplotan pencuri kabel Telkom. (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

Surabaya - Kasus pencurian kabel tembaga milik Telkom di daerah Bundaran Aloha, Sidoarjo, diungkap Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim. Tujuh orang pelaku berhasil diamankan. Satu di antaranya ditembak mati.

Pelaku yang tertembak mati itu berinisial YS (22), asal Way Kanan, Lampung. Sementara enam temannya masing-masing bernama Yudi MS (33) asal Jalan Asrama Detasemen Zeni Tempur (Denzipur), Jakarta Timur, Qirah Harahap (38) asal Jalan Paspampres, Bogor, Hendrik S (28) asal Way Kanan, Lampung, Eko Budiarto (30) asal Desa Tlagawera, Banjarnegara, Jawa Tengah, M Sahroni (30) asal Kampung Babakan, Bekasi, dan Andriyanto (25) Way Kanan, Lampung.

Baca Juga: Ajak Pesta Miras Petugas Jaga, Pemuda di Tulungagung Bobol Kantor Disbudpar

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, pelaku YS terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur itu karena saat dilakukan penangkapan nekat menabrak mobil anggota menggunakan truk.

"Pada saat Tim Jatanras melakukan pengejaran, mendapat perlawanan dari pelaku dengan cara menabrak beberapa kali mobil anggota. Kemudian dilakukan tembakan peringatan tapi masih dilakukan hal tersebut. Sehingga dilakukan tindakan terukur yang menyebabkan tersangka YS meninggal," terang Gatot, Selasa (18/1/2022).

Gatot menjelaskan, sindikat pencurian kabel ini berasal dari Lampung. Saat beraksi, sindikat ini memotong kabel yang ditanam di bawah tanah, dari lubang satu ke lubang dua. Untuk satu terminal diketahui tertanam kabel sepanjang 200 meter. Kemudian, kabel yang besar berdiameter kurang lebih sekitar 10 sentimeter berisi penuh tembaga itu, ditarik menggunakan truk, lalu dipindahkan ke dalam bak.

Sedangkan untuk modus yang dilakukan sindikat ini, kata Gatot, cukup pintar. Sindikat ini dalam beraksi menyamar sebagai karyawan Telkom yang sedang melakukan perbaikan, lengkap dengan rompi dan palang yang bertuliskan 'Hati-hati jalan anda terganggu, ada pekerjaan saluran dan trotoar'.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Barang bukti yang berhasil diamankan polisi. (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)Barang bukti yang berhasil diamankan polisi. (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

"Sindikat ini cukup pintar. Karena ketika beraksi butuh perlengkapan dan keahlian khusus. Jadi, mereka paham betul bagaimana cara menarik kabel di dalam tanah. Kabel itu besar. Nilai kabel 200 meter bisa laku sampai Rp 200 juta. Dijualnya ke penadah. Ini sangat vital karena terkait jalur komunikasi dan internet," jelas Gatot.

"Saat ini masih akan terus dilakukan pengembangan dan pendalaman. Mencari kemungkinan jaringan lainnya, termasuk menyelidiki penadah yang selama ini bekerjasama dengan sindikat ini," tandas alumni Akpol 1991 tersebut.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Sementara itu, General Affair Telkom Regional 5 Jatim, Jordy mengucapkan terima kasih kepada Polda Jatim, atas kinerjanya yang telah mengungkap pelaku pencurian kabel tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kerja kepolisian mengungkap kasus pencurian kabel telkom. Hal ini akan meningkatkan kewaspadaan dan pelayanan kami, agar kasus seperti ini bisa dicegah. Dan terkait oknum dari telkom, itu tidak ada," ujarnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.