Kamis, 18 Jun 2026 18:56 WIB

Rampas Tas hingga Bikin Santri Tewas di Ngawi, 2 Pengamen asal Sidoarjo Dibekuk

Satu dari dua pengamen yang bikin santri tewas saat merampas tas diamankan di Mapolres Ngawi (Foto: Humas Polres Ngawi)
Satu dari dua pengamen yang bikin santri tewas saat merampas tas diamankan di Mapolres Ngawi (Foto: Humas Polres Ngawi)

Ngawi - Dua pengamen jalanan asal Sidoarjo diamankan Satreskrim Polres Ngawi, setelah teridentifikasi melakukan perampasan tas yang mengakibatkan satu santri tewas.

Kapolres Ngawi, AKBP I Wayan Winaya menyebut, dua pengamen yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu berinisial MA (21) dan WZ (14). Tersangka MA sudah ditahan di mapolres. Sedangkan WZ dititipkan ke lembaga pemasyarakatan anak karena masih di bawah umur.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

"Kejadiannya kemarin sore. Setelah mendapat laporan dan penyelidikan, kedua pelaku berhasil kami amkankan," ujar Wayan, Senin (17/1/2022).

Wayan menjelaskan, peristiwa berawal saat tiga orang santri bernama Mokhammad Falahuddin, Abdussalam Ahmad dan Moh. Anik menghentikan truk bak yang disopiri Mukhamad Subkhan. Ketiga santri itu menumpang truk untuk menuju ponpes mereka di Bojonegoro.

Ketiga santri itu akhirnya menumpang di atas truk. Sampai di pertigaan lampu merah Jalan Raya Ngawi-Caruban Desa Tawun, Kecamatan Kasremandi, Kabupaten Ngawi, tiba-tiba dari belakang ada dua pengamen berpakain seperti anak punk ikut naik ke atas truk tersebut.

"Dua anak punk itulah pelakunya," ungkap Wayan.

Saat sudah berada di atas truk, pelaku MA langsung menarik tas yang dibawa oleh Abdussalam Ahmad. Untuk mempertahankan tasnya, Abdussalam Ahmad berusaha merebutnya.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Ketiga santri ini berusaha turun dari truk, tapi dua pelaku tidak terima, sehingga terjadi tarik menarik," terang dia.

Korban yang bernama Anik pada saat akan turun badannya dipegangi oleh pelaku WZ dengan cara memeluk dari depan. Selanjutnya korban berusaha melepas pegangan tersebut.

"Saat itulah korban korban (Anik) terjatuh dan meninggal dunia," tambah Wayan.

Melihat kejadian itu, sopir truk langsung mengejar dan menangkap salah satu pelaku. Sedangkan pelaku satunya diamankan warga hingga keduanya dibawa ke Mapolres Ngawi.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Kedua pelaku berprofesi sebagai pengamen jalanan yang sering berpindah-pindah tempat. Salah satu pelaku masih di bawah umur," terang dia.

Dalam kasus ini, Satreskrim Polres Ngawi menyita barang bukti berupa 1 buah tas ransel warna hitam yang berisikan 2 HP merek Oppo dan Samsung serta 1 unit truk bernopol K 1406 MN.

Sedangkan kedua pelaku dijerat Pasal 365 ayat (4) KUHP dengan ancaman hukuman mati atau hukuman penjara selama-lamanya seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.