Minggu, 21 Jun 2026 08:23 WIB

Ganjar Pranowo Napak Tilas Sekolah Soekarno Kecil di Kota Mojokerto

Ganjar Pranowo didampingi Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengunjungi sekolah masa kecil Soekarno di SDN Purwotengah, Kota Mojokerto, (Foto: Diskominfo Kota Mojokerto)
Ganjar Pranowo didampingi Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengunjungi sekolah masa kecil Soekarno di SDN Purwotengah, Kota Mojokerto, (Foto: Diskominfo Kota Mojokerto)

Mojokerto - Ganjar Pranowo mengunjungi sekolah masa kecil Soekarno di SDN Purwotengah, Kota Mojokerto, Sabtu (15/1/2022) malam.

Kedatangan Gubernur Jawa Tengah itu disambut Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama suami Supriyadi Karima Syaiful, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Rofiq Ripto Himawan dan Kepala Dinas Kota Mojokerto Amin Wachid.

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Ganjar Pranowo didampingi Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari melihat ruangan kelas Bung Karno kecil dan sempat berbincang-bincang dengan guru.

"Ini bagus sekali tempatnya, tadi kepala sekolah sudah cerita, mau dibangun dan khusus kelas yang dulu dipakai Bung Karno pernah sekolah mau dikosongkan," kata Ganjar.

Ia menambahkan, tempat sekolah sang proklamator semasa kecil itu akan menarik jika dibangun serta dikelola secara serius dan baik. Generasi muda bisa tahu bahwa dulu Bung Karno pernah sekolah di sana.

Baca Juga: Nama Baik Bung Karno Pulih, Indah Kurnia Masifkan Edukasi 4 Pilar

Baca Juga: Mampir di Mahavihara Mojokerto, Ganjar Ajak Milenial Pelajari Sejarah Majapahit

"Dulu namanya Sekolah Ongko Loro. Di sini Bung Karno sekolah empat tahun ya bu, kemudian pindah. Anak-anak bisa merasakan suasananya, saya sendiri bisa merasakan dan kalau melihat bentuknya nggak berubah," terangnya.

Baca Juga: Peringati Hari Ibu, Kader PDIP Tulungagung Ziarahi Makam Sarinah

Politisi dengan gayanya yang santun itu menjelaskan, sekolah ini bisa menjadi menyebarkan nilai Soekarno seperti semangat perjuangannya dan semangat belajar.

"Sehingga anak-anak bisa bercita-cita menjadi seperti Soekarno. Saya tadi juga lihat anak-anak di sini luar biasa hebat. Mereka berani, punya talenta dan leadership yang bagus," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.