Minggu, 21 Jun 2026 12:18 WIB

Masuk Daftar Pengurus PBNU, Khofifah Bersedia karena Syarat Ini Dipenuhi

Khofifah Indar Parawansa saat ditemui di Gedung Negara Grahadi. (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Khofifah Indar Parawansa saat ditemui di Gedung Negara Grahadi. (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa masuk dalam susunan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, di Jakarta, Rabu (12/1/2022) siang.

Khofifah diamanahi menjadi Ketua Tanfidziyah perempuan pertama. Di jajaran ketua dalam pengurus harian tanfidziyah PBNU, selain nama Khofifah juga ada nama Alissa Qotrunnada Wahid.

Baca Juga: Hampir Setahun, Hibah Aspal Dari Khofifah Belum Digunakan Pemkab Tulungagung

"Beberapa waktu yang lalu saya ditelepon memang oleh Gus Yahya beberapa kali. Lalu saya tanya, memasukkan perempuam dalam struktur keketuaan PBNU bagaimana dengan Rais Aam," ujar Khofifah di Grahadi.

Penerimaan Khofifah untuk menjadi barisan PBNU bukan tanpa syarat. Sebelum menerima pinangan itu, Khofifah juga sempat menanyakan tentang tugasnya sebagai Gubernur di Jatim.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Pasti 'kan ini semua di dalam otoritas rais aam untuk memutuskan, dengan memusyawarahkan dengan ketum tanfidiyah. Maka menurut beliau ini juga atas usulan Gus Mus, bahwa sudah saatnya di PBNU itu ada perempuan. Sudah dengan persetujuan ya begitulah," katanya.

"Kedua kalau jadi, saya juga meminta agar dipertimbangkan untuk jajaran ketua maka harus ada pengurus lain yang perempuan. Apakah jajaran ketua, kesekjenan kebendaharaan harus ada perempuan lain," lanjutnya.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Untuk itu, Khofifah meminta terkait memasukkan namanya di kepengurusan PBNU agar menjadi pertimbangan kedua.

"Saya rasa tradisi untuk rapat, kemudian perjalanan keluar daerah. Kalau NU itu umum biasa banyak juga perempuan, kalau forum biasa penuh Muslimat Fatayat. Tapi kalau rapat laki-laki semua. Saya minta kalau jadi, maka harus ada pengurus yang perempuan lain," tandas Ketum Muslimat NU itu.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.