Sabtu, 20 Jun 2026 00:02 WIB

Awas! Pasta Gigi Palsu Beredar di Surabaya, Polisi Tangkap 2 Tersangka

Tersangka pemalsuan pasta gigi diamankan Polsek Tenggilis Mejoyo. (Foto: Farizal Tito/jatimnow.com)
Tersangka pemalsuan pasta gigi diamankan Polsek Tenggilis Mejoyo. (Foto: Farizal Tito/jatimnow.com)

Surabaya - Tim Anti Bandit Polsek Tenggilis Mejoyo berhasil menangkap dua orang anggota sindikat pemalsuan pasta gigi bermerek.

Kedua pelaku itu adalah, Mochamad Syarif (22), warga Kecamatan Tulangan, Sidoarjo dan Yudi alias Wae (41), warga Jalan Pacar Kembang, Surabaya. Selain dua tersangka, polisi juga tengah memburu seorang pelaku berinisial JH sebagai pemodal.

Baca Juga: Beras Bulog Dikemas Premium Beredar di Malang, Teliti Merek Ini!

Mereka ditangkap di sebuah rumah kontrakan yang biasanya digunakan untuk memproduksi pasta gigi palsu tersebut, di Jalan Kendangsari Gang VI, Surabaya.

Kanitreskrim Polsek Tenggilis Mejoyo, Ipda Deddie Setiawan mengatakan dari penyidikan terungkap bahwa mereka telah beroperasi sejak November 2021. Tujuh kali berhasil mengedarkan pasta gigi palsu itu dengan keuntungan puluhan juta.

"Kalau untung bersih diperkirakan Rp15 juta. Sementara kalau dihitung semua ya kemungkinan bisa sampai puluhan juta," kata Ipda Deddie Setiawan, Kamis (12/1/2022).

Mantan Kasubnit Tipidkor Satreskrim Polrestabes Surabaya itu menjelaskan, pengungkapan itu bermula dari informasi peredaran pasta gigi mencurigakan. Selain gambar di kemasan yang memudar, pasta gigi juga terasa berbeda.

Dari informasi tersebut, polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil mengetahui lokasi produksi. "Kami lantas melakukan penggerebekan terhadap dua tersanga serta menyita barang bukti yang ada di rumah itu," kata Deddie.

Baca Juga: Polda Jatim Incar 3 Tersangka Kasus Grha Wismilak

Dari rumah produksi itu, petugas menyita sejumlah barang bukti diantaranya, dua karung tepung, beberapa botol cairan busa dan pemutih, satu botol cairan rasa mint, ratusan kemasan pasta gigi Pepsodent, serta lakban kuning berlogo Unilever.

"Ada juga barang bukti tambahan yakni alat suntikan yang dipergunakan mengisi bahan ke dalam kemasan serta alat pres atau pemanas untuk menutup kemasan bawah," pungkas Deddie.

Dalam bisnis tersebut, Syarif merupakan anak buah JH (DPO) yang bertugas meracik bahan kimia menjadi bahan menyerupai pasta gigi yang beredar pada umumnya. Sementara Wae yang bertugas sebagai kurir pasta gigi itu.

Baca Juga: PN Eksekusi Rumah Mewah di Sutorejo Surabaya, Pemilik Ngeyel: Ada Pemalsuan Tanda Tangan

Salah satu pelaku, Syarif mengaku sudah dua bulan itu bekerja kepada tersangka JH. Setiap kali produksi, ia menerima upah Rp250 ribu. "Dua bulan lalu, saya dikenalkan oleh ayahnya ke JH. Itu teman ayah saya pak. Saya dikenalkan dan diberi kerjaan," aku dia.

Sementara Wae mengaku awalnya tidak mengetahui jika pasta gigi yang ia edarkan palsu. Namun, beberapa pekan terakhir ia baru menyadari. "Awalnya dulu saya tidak tahu kalau palsu. Tapi akhirnya tahu. Tapi ya bagaimana lagi," aku Wae.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.