Senin, 15 Jun 2026 12:28 WIB

Sudah Dua Hari 100 Rumah Warga Desa di Pasuruan Terendam Banjir

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 12 Jan 2022 13:12 WIB
Banjir merendam Desa Kedungboto, Pasuruan sejak dua hari terakhir. (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)
Banjir merendam Desa Kedungboto, Pasuruan sejak dua hari terakhir. (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)

Pasuruan - Intensitas hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pasuruan, mengakibatkan banjir di Desa Kedungboto, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Sudah dua hari wilayah itu terendam banjir setinggi 50-70 sentimeter.

Pantauan jatimnow.com di lokasi jalan yang tergenang, beberapa kendaraan seperti sepeda motor sampai dibuat mogok akibat ketinggian genangan. Ronny, warga Kecamatan Bangil, yang nekat melintasi jalan desa tersebut, terpaksa harus mendorong motor begitu mati mesin.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

"Iya ini mogok, motornya kemasukan air. Jalannya tidak rata, ada yang lubang dalem. Sehingga pas masuk lubang motornya mogok," ujarnya kepada jatimnow.com.

Meski desanya diterjang banjir, sejumlah siswa warga desa setempat tampak bersemangat berangkat sekolah.

"Tetep sekolah, meski banjir," ucap Adam Abu Bakar, siswa kelas 4 SD di Desa Kedungboto.

Baca Juga: Info Cuaca Jatim, Probolinggo Waspada Hujan Lebat, Daerah Lain Terkendali

Pengendara motor mendorong kendaraannya yang mogok diterjang banjir.Pengendara motor mendorong kendaraannya yang mogok diterjang banjir.

Sementara itu, terhitung sekitar 100 rumah terdampak banjir di Desa Kedungboto. Selain itu jalanan penghubung antar desa pun ikut terendam.

"Banjir sudah dua hari di sini. Saat ini genanangan antara 50 sampai 70 sentimeter ini dari 3 dusun di Kedungboto," ujar Subandi, Kepala Desa Kedungboto, Rabu (12/1/2022).

Baca Juga: BMKG Cabut Status Siaga, Tersisa 5 Daerah Waspada Hujan di Jatim

Terkait jalanan yang rusak, Subandi mengatakan jika kondisi tersebut sudah terjadi beberapa bulan sebelum banjir. Pihak desa dan warga pun telah melakukan upaya pengurukan dengan material pasir batu dan sisa bongkaran aspal.

"Namun ketika datang banjir, kondisi jalan semakin parah. Sehingga jalan yang tergenang air banyak yang lubang, jadi banyak pemotor yang jatuh hingga kendaraannya mogok. Harapan saya dari Pemkab ada bantuan untuk peninggian jalan," pungkas Kades Kedungboto tersebut.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.