Minggu, 14 Jun 2026 19:35 WIB

Polisi Selidiki Aksi Intoleran Pria Buang Sesajen di Semeru

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 10 Jan 2022 14:31 WIB
Potongan video aksi intoleran di Desa Supiturang, Pronojiwo, Lumajang.
Potongan video aksi intoleran di Desa Supiturang, Pronojiwo, Lumajang.

Surabaya - Video seorang pria membuang dan tendang sesajen di Semeru menuai banyak kecaman. Kepolisian yang mendapat laporan, langsung bertindak cepat melakukan penyelidikan, dan mencari siapa pria yang ada dalam video viral tersebut.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, kepolisian telah membentuk tim untuk mencari pria yang ada dalam video tersebut. Diduga, pria itu merupakan relawan yang sedang membantu korban erupsi Gunung Semeru.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Baca juga: Aksi Intoleran Pria Buang Sesajen di Semeru, Kades Supiturang: Kami Cari!

"Menurut informasi yang beredar di sana, dugaannya adalah dari salah satu relawan yang ada di situ. Kita masih melakukan pencarian juga monitoring media sosialnya yang naikkan (videonya) itu," ungkapnya saat dikonfirmasi, Senin (10/1/2022).

Terkait identitas relawan itu apakah asli warga setempat atau pendatang, Gatot belum bisa menyimpulkan. Pihaknya pun memberi imbauan kepada masyarakat maupun relawan agar tetap menjaga kondusifitas di sekitar area bencana termasuk Semeru.

"Karena kan selama ini Lumajang sudah mulai damai, mulai aman, mulai bagus. Jangan sampai dirusak dengan adanya video-video yang mengandung SARA, dan kita harus menghormati kearifan lokal daerah situ," ujarnya.

Baca Juga: Terperosok Jurang 375 Meter, Pendaki Semeru Dievakuasi dengan Slope Rescue

Diketahui, video pria menendang sesajen itu juga ditanggapi Alissa Wahid, putri sulung Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dalam Twitternya @AlissaWahid.

Dalam cuitannya, Alissa mempersilakan jika ada masyarakat yang yakin dengan sesajen itu tidak boleh. Tapi, memaksakan keyakinan tersebut kepada yang meyakini itu tidak boleh.

"Repot memang ketemu yang model-model begini. Susah banget memahami bahwa dunia bukan milik kelompoknya saja," tulis Alissa dalam Twitternya yang juga menyertakan video pria penendang sesajen tersebut, seperti dilihat jatimnow.com.

Baca Juga: Dua Pendaki Ilegal Semeru Berhasil Dievakuasi, Satu Masih Terjebak di Jurang

Sementara itu, Kepala Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Pasuruan, Nurul Yakin, ketika dikonfirmasi mengatakan latar video tersebut diambil di desanya.

"Iya betul, rekaman itu diambil di Dusun Sumbersari, Desa Supiturang," jelas Nurul Yakin, Senin (10/1/2021).

Sebelumnya, video seorang pria memakai rompi hitam memaki pemakaian sesajen yang diduga berada di kawasan Semeru. Dalam video tersebut, pria itu terlihat membuang sesajen yang ada di depanya dengan cara menendang.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.