Kamis, 18 Jun 2026 12:05 WIB

Diduga Banyak Korban Penipuan Sekcam di Ngawi Masih Berharap Uangnya Kembali

Kasi Pidum Kejari Ngawi, Putra Reza Akhza Ginting. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Kasi Pidum Kejari Ngawi, Putra Reza Akhza Ginting. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ngawi - Korban penipuan yang dilakukan oleh Sekretaris Camat Karangjati di Kabupaten Ngawi, berinisial P tidak hanya satu orang. Tetapi yang resmi melapor ke pihak kepolisian hanya satu. Diduga mereka masih berharap uangnya dikembalikan.

"Dari pengakuan pelaku, korban lebih dari satu orang. Namun hanya satu korban yang melaporkan kasus penipuan rekrutmen polisi tersebut ke polisi," ujar Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Ngawi, Putra Reza Akzha Ginting, Jumat (7/1/2022).

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Menurutnya, para korban masih berharap bahwa aksi menyogok mereka tetap lolos. Sehingga, belum ada lagi yang melaporkan P ke kepolisian. "Mungkin masih berharap ya. Atau bisa juga berharap uang dikembalikan oleh P," kata Putra.

Sebenarnya, kata dia, P sudah berupaya melakukan pengembalian uang Rp300 juta kepada korban, namun dengan cara dicicil.

Baca Juga: Akal Bulus Komplotan Penipu di Gresik Bikin Sales Susu UHT Asal Kediri Rugi Puluhan Juta

Baca Juga: Mengaku Kenal Jenderal Polisi, Sekcam di Ngawi Tipu Korban Rp 300 Juta

Hingga kasus tersebut dilaporkan, tersangka telah mengembalikan uang sebanyak Rp96 juta kepada korban. “ Dalam hal pertanggunjawaban pidana yang dilakukan oleh tersangka ada pengembalian uang sebesar Rp96 juta,” tambahnyan

Baca Juga: Pria Sidoarjo Beli Motor Ninja di Jember Diduga Pakai Uang Mainan

Sebelumnya, Sekretaris Camat (Sekcam) Karangjati, Kabupaten Ngawi diamankan polisi dan kejaksaan usai tersandung kasus dugaan penipuan. Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial P itu disebut menjanjikan korbannya masuk jadi polisi wanita (Polwan) dengan meminta uang Rp300 juta.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.