Kamis, 18 Jun 2026 02:48 WIB

Empat Proyek Jembatan Tak Tuntas, Pemkab Ponorogo Putus Kontrak Pemenang Lelang

Jembatan Mijil di Kabupaten Ponorogo yang urung selesai usai .  (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Jembatan Mijil di Kabupaten Ponorogo yang urung selesai usai . (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Empat dari 11 proyek pengerjaan jembatan di Kabupaten Ponorogo, urung tuntas pada 2021. Pemenang lelang pun diputus kontrak.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPK) Henry Indra Wardhana menjelaskan, pada 2021 ada 11 titik lokasi pembangunan jembatan.

Baca Juga: Jembatan Ambrol di Ponorogo, Warga Nekat Seberangi Sungai

"Kita pada 2021 ada 11 titik pekerjaan jembatan. Ada 4 jembatan yang akhirnya terpaksa putus kontrak. Batas akhir tahun tidak selesai," ujar Henry Indra Wardhana, Jumat (7/1/2022).

Empat jembatan yang tidak selesai pembangunannya adalah Jembatan Mijil, Desa Grogol, Sawoo; Jembatan Desa Bajang, Kecamatan Balong; Jembatan Desa Ngadirojo, Kecamatan Sooko; dan Jembatan Desa Broto, Kecamatan Slahung.

Jembatan Mijil, merupakan jembatan yang menelan dua korban jiwa dari pihak pekerja lantaran pondasinya ambrol pada Desember 2021 lalu.

Baca Juga: Pemkab Tulungagung Minta Pemprov BTT Rp9 M untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan

Sedangkan jembatan di Desa Bajang, saat ini perkembangan pembangunannya baru mencapai 38 persen. Sementara jembatan di Desa Ngadirojo dalam pengerjaan 68 persen. Serta jembatan Desa Broto yang pengerjaannya mencapai 75 peraen.

"Kontraknya sudah berakhir. Mereka sudah menjalani sesuai kontrak 60 sampai 75 hari. Tetapi sampai akhir Desember tidak selesai. Ya harus diputus kontraknya," jelasnya.

Baca Juga: Jalan Ambrol di Jalan Bandung Kota Malang, Apa Penyebabnya?

Terkait dana yang terlanjur digelontorkan untuk pembangunan tersebut, Henry memastikan tidak ada dana yang dikembalikan. Dinas terkait mengeluarkan biaya sesuai progres yang ada.

"Nanti yang menggarap bisa rekanan baru. Sesuai pemenang lelang," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.