Senin, 15 Jun 2026 23:57 WIB

Jembatan Ambrol di Ponorogo, Warga Nekat Seberangi Sungai

Warga Dusun Sumberejo, Desa Munggu, Ponorogo saat sebrangi sungai. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Warga Dusun Sumberejo, Desa Munggu, Ponorogo saat sebrangi sungai. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com – Warga Dusun Sumberejo, Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, terpaksa menyeberangi sungai setelah Jembatan Tugu di daerah tersebut ambrol akibat hujan deras.

Jembatan yang menjadi akses utama bagi warga itu putus total, menyebabkan warga kesulitan beraktivitas.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Pantauan di lokasi pada Selasa (18/3/2025) menunjukkan sejumlah warga nekat menyeberangi sungai meski arus cukup deras. Beberapa di antaranya, bahkan menggendong anak-anak atau membawa barang bawaan.

Aparat setempat, termasuk Babinsa dari Koramil Bungkal, turut membantu warga yang berusaha menyeberang.

Salah seorang warga, Parmin mengaku harus menyeberangi sungai demi mengantar barang ke anaknya yang sedang mengikuti kegiatan pondok Ramadan di sekolah.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

“Saya tidak tahu kalau jembatannya ambrol. Anak saya butuh barang, jadi saya terpaksa menyeberang meskipun arusnya deras,” ujarnya.

Hal serupa juga dialami warga lainnya, Slamet, yang harus tetap bekerja meskipun jembatan penghubung tersebut tidak bisa digunakan.

“Mau bagaimana lagi, ini satu-satunya akses kami. Takut sih, tapi kalau tidak menyeberang, aktivitas kami terhambat,” ungkapnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Jembatan Tugu merupakan jalur utama yang menghubungkan empat RT di Desa Munggu. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Ponorogo sejak Senin (17/3/2025) menyebabkan banjir di sungai sekitar desa, yang akhirnya merusak jembatan tersebut. Hingga saat ini, warga masih menunggu upaya perbaikan agar mobilitas mereka kembali normal.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.