Jumat, 19 Jun 2026 18:07 WIB

Amankan Obvitnas Gas Bumi, PGN Gandeng 9 Polda di Indonesia

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Jumat, 07 Jan 2022 10:00 WIB
Penandatanganan kerja sama PGN dengan sembilan Polda di Indonesia. (Foto: dok PGN/jatimnow.com)
Penandatanganan kerja sama PGN dengan sembilan Polda di Indonesia. (Foto: dok PGN/jatimnow.com)

Surabaya - Berkomitmen menjaga operasi bisnis sesuai dengan prinsip pengelolaan yang aman dan berkelanjutan, PGN sebagai Subholding Gas Pertamina bersama Direktorat Pengamanan Obyek Vital Nasional dari sembilan Kepolisian Daerah (Polda) melakukan penandatanganan Pedoman Kerja sama Teknis (PKT) secara serempak di Kantor PGN Jakarta, Kamis (6/1/2022).

Kesembilan Polda tersebut di antaranya Polda Jawa Timur, Polda Sumatera Selatan, Polda Jawa Barat, Polda Kepulauan Riau, Polda Lampung, Polda Metro Jaya, Polda Riau, Sumatera Utara, dan Polda Banten.

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

Infrastruktur Subholding Gas merupakan obyek vital nasional yang perlu pengamanan ketat. Karena memiliki risiko tingkat tinggi dan bisa berdampak pada operasional penyaluran gas bumi ke pelanggan.

Dalam PKT Jasa Pengamanan ini disepakati ada tiga bentuk lingkup kegiatan yang akan dikoordinasikan serta disinergikan pelaksanaannya, yakni kegiatan yang bersifat pre-emtif atau komunikasi dan edukasi, kegiatan yang bersifat preventif atau pencegahan gangguan keamanan, dan kegiatan yang bersifat penegakan hukum.

Penandatanganan kerja sama sekaligus melaunching CCTV online Terintegrasi Command Centre Ditpamobvit Polda. Terdapat CCTV online di berbagai titik infrastruktur gas bumi yang terintegrasi dengan Command Centre Obvitas Polda, sehingga jika terjadi insiden atau krisis, informasi, data dan upaya penanganan bisa dilakukan lebih responsif.

"Kerja sama ini diharapkan dapat mempercepat koordinasi antara PGN dan kepolisian dalam melakukan penanganan ataupun investigasi saat terjadi insiden sesuai ketentuan yang berlaku. PGN sebagai Badan Usaha Milik Negara memiliki komitmen untuk sepenuhnya mematuhi seluruh regulasi khususnya yang terkait dengan peraturan bidang pengamanan," ujar Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PGN, Beni Syarif Hidayat melalui rilis yang diterima jatimnow.com, Jumat (7/1/2022).

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Menurut Beni, saat ini PGN Group mengoperasikan pipa transmisi lebih dari 5.000 KM yang mengalirkan gas bumi baik melalui jalur darat mapun laut. Kemudian disalurkan ke berbagai sektor pelanggan melalui pipa distribusi lebih dari 5.600 KM yang telah melayani lebih dari 600.000 pelanggan di 63 kabupaten/kota.

Anak perusahaan maupun afiliasi juga mengelola infrastruktur bisnis lainnya seperti storage dan regasifikasi LNG melalui FSRU dilepas pantai Lampung dan Laut Jawa, LNG Hub di Arun, Filling Station dan Cargo Dock LNG, trucking LNG maupun CNG, mother station CNG, MRS jargas, serta stasiun pengatur dan pembagi gas bumi diberbagai wilayah.

Bagi PGN, dengan adanya kerja sama pengamanan ini akan dapat menurunkan angka gangguan keamanan, mencegah terjadinya potensi gangguan keamanan, serta adanya kepastian bantuan pengamanan dan patrol pada kegiatan operasional PGN Group baik melalui pipa maupun non pipa.

Pembangunan infrastruktur untuk perluasan layanan gas bumi juga terus berjalan mulai dari jargas rumah tangga, retail, industri, hingga utilisasi LNG.

Baca Juga: Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru, Pertamax Naik Signifikan

"Terdapat juga usaha niaga gas bumi dalam bentuk pengoperasian 16 SPBG dan Mobile Refueling Unit (MRU) untuk mengkonversi penggunaan BBM ke BBG bagi transportasi darat," jelas Beni.

Dia melanjutkan, pelaksanaan penandatangan PKT secara serempak dilakukan oleh Grup Head HSSE, Santiaji Gunawan, mewakili management PT PGN Tbk dan para Direktur Pengamanan Obyek Vital Nasional dari 9 Polda yang berada di wilayah operasional PGN dengan disaksikan oleh Direksi PT PGN Tbk, Direktur Pengamanan Obyek Vital Nasional, Baharkam Polri dan Direktur Teknik, Lingkungan Direktorat Jenderal Migas, serta para Direktur Anak Perusahaan dan afiliasi di lingkungan Sub Holding.

"Kami juga berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia dalam kerja sama sinergis menjaga keamanan seluruh asset operasional serta memelihara kondusifitas kegiatan operasional PGN Grup, yang pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian nasional," pungkas Beni.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.