Minggu, 21 Jun 2026 04:50 WIB

Mahasiswa UMSurabaya Belajar Ecotourism hingga Halal Food di Taiwan

Ilustrasi. (Foto: Dok. UMSurabaya)
Ilustrasi. (Foto: Dok. UMSurabaya)

Surabaya - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) berhasil lolos dan berkesempatan berinteraksi sekaligus belajar ecotourism hingga halal food di Taiwan. Mereka lolos pada seleksi program International Credit Transfer (ICT) yang diluncurkan Kemendikbudristek dalam rangka mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Mahasiswa yang lolos program ICT Asia University Taiwan adalah Sudarmi Mauboi (Prodi PG PAUD), Nurul Afifah (PG PAUD), Qanita Maulana Fitri (Prodi Bahasa Inggris), Ahmad Vawaid Sulthon (Prodi Bahasa Inggris), Anisa Dewi (Prodi Akuntansi), Danisa Nanda Pratiwi (Perbankan Syariah), Prasista Maolana (Prodi Hukum) dan Miftakhul Jannah (Prodi Arsitektur).

Baca Juga: Dua Mahasiswa UMSURA Masuk Nominasi Santini JMTV Awards 2025

Sementara Stefiany Agung Purwonegoro (Prodi Managemen), bersama Dimas Sholahudin Khais (Prodi Teknik Perkapalan) lolos program Universiti Teknologi Petronas Malaysia.

Kepala Kantor Urusan Internasional dan Kerjasama (KUIK) UM Surabaya Pramudana Ihsan menjelaskan bahwa untuk bisa lolos program ICT mahasiswa harus melalui seleksi yang cukup ketat.

“Program ICT ini bisa diikuti mulai dari mahasiswa tingkat Sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2) yang berkewarganegaraan Indonesia sekaligus terdaftar aktif di perguruan tinggi. Memiliki skor TOEFL minimal 450 atau IELTS minimal 5.00 atau sertifikat kemampuan bahasa inggris dan bahasa asing lainnnya yang setara,” ujar Pram, sesuai keterangan tertulisnya, Jumat (31/12/2021).

Dalam keterangan tertulis Pram juga menambahkan bahwa program ICT ini dilakukan secara daring dan mahasiswa yang lolos diberikan biaya secara penuh.

Baca Juga: UM Surabaya Jadi Tuan Rumah Rakernas, Bakal Dihadiri Tokoh Nasional

“Beruntung mahasiswa yang lolos dibiayai penuh Mulai dari biaya penunjang pendidikan, biaya hidup, biaya pendidikan berupa biaya registrasi, biaya cetak sertifikat, transkrip akademik, biaya perpustakaan hingga pembelian buku atau akses jurnal. Saya yakin program yang digagas Kemendikbudristek ini akan meningkatkan hard skills dan soft skills sekaligus perluasan jejaring dan kerjasama internasional," imbuh Pram.

Sementara itu, Danisa Nanda yang mengikuti mata kuliah transfer credit Ecotourism, Bussinese and Social Ethics, dan Investment and Asset Priccing menyampaikan rasa senangnya karena bisa mengikuti mata kuliah ecotourism yang dikaitkan dengan halal food.

“Ini sangat menarik bagi saya karena minimnya muslim di Taiwan namun justru negara ini menjadi objek tujuan bagi pendatang muslim untuk melaksankan studi. Setelah mengikuti perkuliahan saya tahu jika negara Taiwan menyediakan lingkungan yang ramah bagi pendatang, khususnya muslim. Tak hanya itu negara ini juga konsentrasi dalam hal sektor pariwisata yang melibatkan pelaku bisnis dalam memenuhi kebutuhan wisata muslim,” ujar Danisa.

Baca Juga: BEM Unisla Bedah Kurikulum MBKM: Tak Optimal dan Manipulatif

Nurul Afifah mahasiswa yang lolos program ICT juga menyampaikan rasa harunya bisa lolos program yang cukup bergengsi dan belajar di Asia University Taiwan

“Ada banyak hal menarik yang saya pelajari salah satunya Family Centered Children’s Welfare Service in Taiwan. Secara virtual saya mengunjungi lembaga perlindungan dan pengasuhan anak di Taiwan melalui akses ke website-website lembaga pengasuhan. Saya juga berkesempatan menyaksikan festival anak yang dilaksanakan di kota Taichung Taiwan untuk mengetahui kesejahteraan anak-anak disana,” ujar Afifah.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.