Sabtu, 20 Jun 2026 00:39 WIB

Ketua Golkar Jatim Sebut Kampanye Hitam Bisa Ciderai Demokrasi

Ketua DPD Golkar Jatim M Sarmuji. (Foto: dok DPD Golkar Jatim/ jatimnow.com)
Ketua DPD Golkar Jatim M Sarmuji. (Foto: dok DPD Golkar Jatim/ jatimnow.com)

Magetan - Ketua DPD Golkar Jawa Timur, M Sarmuji menyerukan untuk menolak kampanye hitam dalam bentuk apapun menjelang pemilihan legislatif dan presiden pada tahun 2024 mendatang. Meski pemilihan masih dua tahun lagi, tapi keriuhan dan konstelasi politik semakin meningkat.

Hal tersebut disampaikan Sarmuji setelah memberikan pidato sambutan dalam rangka Musyawarah Luar Biasa DPD Golkar Kabupaten Magetan.

Baca Juga: DP3APPKB Surabaya Perkuat Kepemimpinan Perempuan lewat Literasi Politik

"Kita memiliki pakem dalam berpolitik. Walaupun dalam dunia demokrasi yang menjunjung tinggi kebebasan berpendapat, tetapi kesantunan moral dan etika tetap di kedepankan dalam membangun kedewasaan berpolitik di negara ini," ujar Sarmuji melalui keterangan tertulis yang diterima jatimnow.com, Selasa (28/12/2021).

Anggota DPR RI tersebut menilai, dunia digital yang sedang fenomenal digandrungi masyarakat, memiliki dua mata pisau, sebagai instrumen membangun tetapi juga memiliki daya rusak.

"Dunia digital yang semakin tak memiliki batas ruang dan waktu, akan mudah dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu. Ia akan menjadi ladang membangun citra tetapi di sisi lain menjadi ladang untuk menjatuhkan citra seseorang," imbuhnya.

Baca Juga: Golkar Komitmen Wadahi Budaya Banjari di Jatim

Kendati demikian Anggota komisi XI tersebut kembali mengingatkan untuk terus meningkatkan literasi digital bagi masyarakat. Pemerintah juga memiliki peran penting untuk mencerdaskan masyarakat dalam kecakapan digital.

"Masyarakat harus dibanjiri konten-konten baik dan mendidik, selain itu mesti ada regulasi untuk mencegah merebaknya kampanye hitam," katanya.

Baca Juga: Bawaslu Jatim Luncurkan "Buku Sekali Berarti Sesudah itu Abadi"

Partai politik juga memiliki kewajiban moral untuk memastikan informasi yang tersebar di masyarakat adalah benar. Jika tidak ada itikad dari partai politik maka kampanye hitam apalagi yang diorganisir bisa merusak demokrasi.

"Kita ingin ke depan dalam berkontestasi politik dilakukan secara sehat. Kewajiban kita adalah menjaga agar demokrasi ini tetap pada jalurnya kompetisi ide dan gagasan untuk negara dan bangsa Indonesia," tandasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.