Kamis, 18 Jun 2026 01:27 WIB

Camat Lumbang Klarifikasi Aksi Warga Diduga Usir Keluarga Minoritas di Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 27 Des 2021 16:15 WIB
Foto tangkapan layar media sosial TikTok.
Foto tangkapan layar media sosial TikTok.

Pasuruan - Aksi pengusiran oleh warga disebut di Desa Wonorejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, yang viral di media sosial (medsos) diklarifikasi Camat Lumbang, Purwo Putro.

Purwo Putro menjelaskan, faktor kesalahpahaman jadi pemicu aksi pengusiran terhadap keluarga penganut agama Kristen asal Surabaya oleh warga setempat pada Minggu (26/12/2021) tersebut. Warga Surabaya itu, sebelumnya diketahui menginap di rumah Susanti di Desa Wonorejo.

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

"Mereka ngakunya mau baksos, bagi-bagi sesuatu ke anak kecil, tapi tidak ada pemberitahuan ke pihak desa. Warga yang salah persepsi menganggap mereka mengadakan perayaan Natalan di situ, sehingga warga rame," jelas Purwo, Senin (27/12/2021).

Baca juga: Viral Warga di Lumbang Diduga Usir Keluarga Minoritas

Baca Juga: Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok saat Rapat Minta Maaf: Saya Khilaf

Purwo menerangkan, jajaran Muspika Lumbang langsung datang ke TKP saat peristiwa terjadi dan mengevakusi rombongan keluarga asal surabaya melewati Desa Pusungmalang, Kecamatan Puspo.

"Tidak ada pemukulan dan perusakan yang terjadi saat TNI dan polisi mengamankan mereka kemarin. Saat ini semua pihak diklarifikasi di Mapolsek Lumbang," lanjutnya.

Baca Juga: Sopir Angkutan Pelaku Intimidasi Turis Asal China di Probolinggo Minta Maaf

Purwo pun berharap ke depan jika ada kalangan masyarakat yang mau melakukan bakti sosial di Kecamatan Lumbang, melapor ke aparatur desa terlebih dahulu.

"Meskipun berbuat baik seperti baksos, harus konfirmasi dulu. Biar tidak ada salah persepsi," tandasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.