Jumat, 19 Jun 2026 13:37 WIB

Sopir hingga Kondektur Angkutan Umum di Terminal Ujung Surabaya Dites Urine

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Jumat, 24 Des 2021 14:16 WIB
Tes urine di Terminal Ujung Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
Tes urine di Terminal Ujung Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

Surabaya - Sebanyak 25 sopir hingga kondektur bus dan angkutan kota (angkot) di Terminal Ujung Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, dites urine, Jumat (24/12/2021).

Tes urine yang dilakukan secara acak dan dadakan ini pun membuat para sopir hingga kondektur bus kaget. Setelah diberikan pengarahan, tes urine berlangsung tertib.

Baca Juga: Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

"Sesuai arahan pimpinan, kegiatan ini digelar serentak di masing-masing wilayah hukum Polres yang ada di Jawa Timur," kata Kasatreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Iptu Hendro Utaryo saat memimpin langsung tes urine tersebut.

Hendro menjelaskan, tes urine yang digelar ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sopir dan kondektur angkutan umum dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat atau penumpang saat libur Natal dan tahun baru.

"Kami ingin memastikan sopir dan kondektur dalam kondisi sehat, prima dalam melayani masyarakat saat Natal dan tahun baru kali ini. Agar para penumpang juga nyaman serta aman karena sopir dan kondektur tidak dalam pengaruh narkotika maupun minuman beralkohol," jelasnya.

Baca Juga: Polda Jatim Mulai Obok-obok Tempat Hiburan Surabaya

Sementara itu, Bambang Suprojo Manajer SDM Damri Surabaya menyambut baik langkah kepolisian dalam melakukan tes urine terhadap para sopir.

Menurutnya, hal itu untuk mencegah adanya penyalahgunaan narkotika di lingkungan sopir angkutan umum yang dapat berdampak buruk terhadap kualitas kinerja dan pelayanan kepada penumpang.

"Kami mengapresiasi apa yang sudah dilakukan kepolisian. Yang pasti kami mendukung penuh langkah kepolisian untuk melakukan tes ini secara berkala, guna memastikan sopir aman dari segala bentuk penyalahgunaan narkotika," ujarnya.

Baca Juga: Mendikdasmen Pantau TKA Hari Kedua di Surabaya

Dari 25 sopir hingga kondektur yang dites urine tersebut, tidak ditemukan satu pun yang positif menggunakan narkotika berbagai jenis.

Tes urine seperti ini rencananya bakal dilakukan secara berkala. Jika ditemukan ada yang positif menggunakan narkotika, polisi bakal berkoordinasi dengan BNNP Jatim untuk melakukan langkah preventif dan preemtif terhadap sopir yang menjadi penyalahguna narkotika.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.