Sabtu, 20 Jun 2026 04:24 WIB

Polres Madiun Kota Musnahkan Sabu hingga Knalpot Brong

Polres Madiun Kota melakukan pemusnahan barang bukti.(Foto: Humas Polres Madiun Kota/jatimnow.com)
Polres Madiun Kota melakukan pemusnahan barang bukti.(Foto: Humas Polres Madiun Kota/jatimnow.com)

Madiun - Polres Madiun Kota memusnahkan barang bukti narkoba berupa sabu-sabu, arak jowo, minuman keras lainnya, hingga knalpot brong. Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil ungkap kasus selama 2021.

"Ini semua hasil ungkap kasus mulai Januari sampai Desember 2021. Juga ada beberapa yang masih belum selesai proses persidangan," ujar Kapolres Madiun Kota, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, Kamis (23/12/2021).

Baca Juga: Kejari Kota Probolinggo Musnahkan Barang Bukti Sabu, Sajam dan Bondet

Dia merinci barang bukti yang dimusnahkan adalah sabu-sabu seberat 41,69 gram, arak jowo, 36 botol Beer Draft, 36 botol beer merk Singaraja, 72 botol anggur merah, 12 botol anggur gingseng intisari, 125 botol vodka Mansion House dan 50 knalpot brong tidak sesuai SNI.

"Nanti juga masih dilakukan operasi. Bagaimana kami menciptakan kenyamanan selama operasi lilin mulai 24 Desember sampai Januari," kata Dewa.

Baca Juga: Ratusan Ribu Butir Pil Koplo Dimusnahkan Kejari Tulungagung

Dia berharap masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan dalam menghadapi libur Nataru ini, agar tidak membeludak kasus Covid. "Kalau tidak ada kepentingan mending di rumah saja. Intropeksi apa yang telah dilakukan selama setahun ini. Dari pada berkerumun," terangnya.

Menurutnya, Polres Madiun Kota juga sudah mengantisipasi dengan mendirikan pos terpadu maupun pos pantau. Seperti di depan Patung Merlin, Jalan Pahlawan, Sun City, Stasiun Kereta dan Terminal Bus Purboyo.

Baca Juga: Kejari Tulungagung Musnahkan Ratusan Barang Bukti Yang Telah Inkracht

Dia mengaku menerjunkan sekitar 300 anggota Polri. Juga ada bantuan dari TNI, Pemkot Madiun Kota.

"Kami juga menggandeng 2 perguruan silat untuk melakukan pengamanan. Total ya 400 personel," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.