Kamis, 18 Jun 2026 10:44 WIB

DPRD Apresiasi Mutasi Jabatan di Tubuh Pemkot Surabaya

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Budi Leksono. (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Budi Leksono. (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

Surabaya - Legislator DPRD Surabaya mengapresiasi upaya Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan mutasi jabatan di tubuh Pemkot Surabaya. Pelantikan yang dilakukan Senin (20/12/2021) lalu, bertujuan untuk penyegaran dan pemaksimalan kinerja pelayanan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kepada warga di Surabaya.

Sekretaris Komisi A Budi Leksono berharap, upaya tersebut bisa membawa dampak positif terkait pola koordinasi dan komunikasi bersama DPRD.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Baca juga: Sejumlah Pejabat di Pemkot Surabaya Dikocok, Berikut Daftarnya

"Keinginan kami di DPRD tetap, OPD dan DPRD harus terus menjalin koordinasi dan komunikasi secara verbal ataupun virtual. Jika tujuannya untuk kesejahteraan warga Surabaya, ya kami ini jembatan mereka," ucap Bulek sapaan akrabnya, Rabu (22/12/2021).

Bulek meminta agar OPD di lingkungan Pemkot memiliki program kerja yang realistis, fokus dalam bekerja, dan komitmen terhadap tugasnya.

Ia juga berharap kepada OPD untuk secepatnya menyesuaikan diri dalam posisi barunya. Mereka juga diminta lebih sadar bahwa program kerja yang dijalankan harus terkorelasi dengan visi dan misi wali kota.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Politisi dari PDIP itu juga menilai, kinerja Pemkot bisa dianggap sukses jika mereka mampu bersikap transparan terhadap DPRD, terlebih soal penggunaan anggaran.

"Kalau pengen melihat kerja dinas baik-baik saja gampang, dilihat saja seberapa transparan mereka," katanya.

Bulek menyebut, indikator pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) masih menjadi PR bagi Pemkot. Menurutnya, hal ini merupakan PR besar, terlepas dari itu masih ada stunting dan indikator kemiskinan yang kian berrambah imbas dari Pandemi Covid-19.

Baca Juga: Mencari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir

"PR kita masih banyak, jangan bangga dulu," tegasnya.

Selain itu, Bulek juga mengapresiasi langkah Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam proses mutasi jabatan, tanpa terintervensi dengan kepentingan apapun.

"Melalui assessment yang benar-benar ketat tanpa penunjukan, jadi bener-bener bisa menguasai," tandasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.