Jumat, 19 Jun 2026 09:11 WIB

Muktamar NU ke-34

Presiden Jokowi Apresiasi Kiai NU di Jatim Sukseskan Program Vaksinasi

Presiden Jokowi memberi sambutan dalam Muktamar NU ke-34 di Lampung. (Foto: tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden/jatimnow.com)
Presiden Jokowi memberi sambutan dalam Muktamar NU ke-34 di Lampung. (Foto: tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden/jatimnow.com)

Lampung - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi peran serta ulama dan kiai Nahdlatul Ulama (NU) terutama dari Jawa Timur, yang turut serta menyukseskan program vaksinasi di tengah pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat memberikan sambutan di acara pembukaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-34 di Pondok Pesantren Daarussa'ada, Provinsi Lampung, Rabu (22/12/2021).

Baca Juga: Jokowi Titipkan Kota Kediri ke Mbak Vinanda - Gus Qowim

"Atas nama pemerintah, atas nama masyarakat, atas nama negara, saya sampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Nahdlatul Ulama (NU) yang telah membantu pemerintah dalam menenangkan umat, menenangkan masyarakat dalam masa pandemi ini," ujar Presiden Jokowi.

Presiden juga mengucapkan terima kasih untuk NU, yang turut serta dan mengajak masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan (Prokes) dan mengajak masyarakat untuk berbondong-bondong mengikuti program vaksinasi.

Baca Juga: Pukul Rebana, Presiden Jokowi Resmi Buka Muktamar NU ke-34 di Lampung

Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Smelter Freeport, Pj Gubernur: Dongkrak Ekonomi Jatim

"Ini saya rasakan betul betapa ajakan para kiai, para ulama, betul-betul berdampak pada meningkatnya keinginan masyarakat untuk ikut vaksinasi," tuturnya.

Jokowi menceritakan, pada awal program vaksinasi, vaksin yang pertama kali berada di Indonesia adalah AstraZeneca. Tapi, banyak daerah di Indonesia yang tidak mau mengambil dan menerima vaksin AstraZeneca. Padahal stok vaksin tersebut di Indonesia sangat banyak.

"Tapi begitu, saat itu ada telepon dari para kiai dari Jawa Timur, 'Pak Presiden silakan semuanya vaksin dikirim di Jawa Timur, kami terima'," ujarnya.

Baca Juga: Presiden Joko Widodo: Ngecek Harga, Masak Pamitan Terus

"Besoknya saya ke Jawa Timur. Betul, para kiai berkumpul dan benar-benar semuanya mau menerima vaksin itu. Setelah itu, semua daerah satu per satu mau. Inilah pengaruh para ulama, para kiai dalam mengajak masyarakat untuk ikut vaksiansi," jelasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.