Jumat, 19 Jun 2026 03:35 WIB

UM Surabaya Kirim 90 Relawan Matana Bantu Pulihkan Pengungsi Erupsi Semeru

Pemberangkatan 90 relawan Matana ke lokasi bencana erupsi Semeru. (Foto: UMSurabaya/jatimnow.com)
Pemberangkatan 90 relawan Matana ke lokasi bencana erupsi Semeru. (Foto: UMSurabaya/jatimnow.com)

Surabaya - Sebanyak 90 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) yang tergabung dalam Mahasiswa Tanggap Bencana (Matana) diberangkatkan sebagai relawan kebencanaan erupsi Gunung Semeru.

Seremonial pelepasan para relawan dilakukan oleh Rektor UM Surabaya Sukadiono, didampingi Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Jawa Timur, Rofi'i; kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Dede Nasrullah di halaman kampus setempat, Senin (20/12/2021).

Baca Juga: Mendikdasmen Pantau TKA Hari Kedua di Surabaya

Kepala LPPM UM Surabaya, Dede Nasrullah menjelaskan, 90 mahasiswa yang lolos telah diseleksi dari 345 pendaftar. Secara teknis akan digunakan model shift untuk pemberangkatan relawan.

"Kami sengaja memberangkatkan hari ini, dan tidak pada di awal bencana dulu. Karena saat ini adalah momentum yang tepat karena terlebih dahulu kami melakukan observasi dan pemetaan. Setelah beberapa minggu lalu para dokter muda UMSurabaya, kini giliran para relawan mahasiswa. Penanganan masalah bencana memang harus sistematis dan terprogram," ujar Dede Nasrullah.

Relawan yang akan diberangkatkan ke Semeru, sebanyak 10 relawan tiap shift-nya dengan durasi selama dua minggu. Hal tersebut dilakukan secara terus menerus dan bertujuan agar aksi ini punya 'nafas panjang'.

"Kami ingin kawal hingga kondisi benar-benar pulih," jelas Dede.

Menurut Dede, selama menjadi relawan, mahasiswa akan menjalankan beberapa tugas seperti di bagian logistik, dapur umum, psikososial, pendidikan, pusat data dan informasi, dan tim kesehatan. Selain itu, setiap relawan akan menuliskan cerita pengalaman mereka selama menjadi relawan dan tugas yang dilakukan.

Baca Juga: Cuaca Jatim Hari Ini, Hujan Petir Mengancam 12 Daerah

"Bagi relawan yang stay di Surabaya dan menunggu giliran untuk berangkat, mereka akan melakukan pemetaan, penggalangan dana dan aksi solidaritas lain guna mensupport rekan-rekannya yang ada di Semeru," tambah Dede.

Sementara itu Rektor UM Surabaya Sukadiono menyatakan, perlunya menjaga ritme kerja relawan tanggap bencana. Karena dikhawatirkan masih butuh bantuan ketika para relawan sudah pulang.

"Upaya pemulihan pasca bencana butuh waktu jangka panjang. Maka saya harapkan melalui program relawan Mahasiswa Tanggap Bencana, kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi, dan kondisi mereka segera pulih," tandasnya.

Baca Juga: Dua Mahasiswa UMSURA Masuk Nominasi Santini JMTV Awards 2025

Selain menerjunkan relawan, aksi UM Surabaya kali ini juga membawa bantuan ratusan paket belajar untuk anak. Paket tersebut akan dipergunakan dalam proses pendidikan. UMSurabaya berharap ke depannya bisa mengirim bantuan secara berkala.

"Terutama bantuan dana. Untuk pemberangkatan hari ini ada donasi Rp 35 Juta yang dihimpun oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah yang akan diserahkan secara sumbolis langsung kepada MDMC Jatim, lembaga yang sejak awal konsentrasi pada masalah bencana," tukas Sukadiono.

Penyerahan bantuan uang tunai untuk pengungsi bencana erupsi Gunung Semeru.Penyerahan bantuan uang tunai untuk pengungsi bencana erupsi Gunung Semeru.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.