Kamis, 18 Jun 2026 05:49 WIB

Berjalan di Pematang Sawah saat Hujan, Warga Magetan Tewas Tersambar Petir

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 19 Des 2021 12:12 WIB
Tim Inafis Polres Magetan melakukan visum korban tersambar petir. (Foto: Polres Magetan/jatimnow.com)
Tim Inafis Polres Magetan melakukan visum korban tersambar petir. (Foto: Polres Magetan/jatimnow.com)

Magetan - Seorang warga Desa Karangmojo, Kecamatan Kartoharjo Kabupaten Magetan, Novian Bayu Istanto (31) meninggal dunia setelah tersambar petir.

"Kejadiannya kemarin petang. Saat hujan disertai angin kencang," ujar Kapolsek Kartoharjo, AKP Agus Suprijanto, Minggu (18/12/2021).

Baca Juga: Komitmen Agus Black Hoe: Infrastruktur Berkualitas Dongkrak Ekonomi Magetan

Dia menceritakan untuk dari keterangan saksi kronologinya, saat itu korban mengerjakan sawah. Namun karena hujan disertai angin tersebut berniat pulang.

"Saat berjalan di pematang sawah tiba-tiba terdengar suara petir. Dan terlihat kilat asap mengepul di atas cangkul yang berada di pundak kiri korban," kata Agus.

Setelah itu, korban terlihat tersungkur jatuh ke sawah. Saksi yang bernama Jumadi yang tak lain adalah orang tua korban bersama saksi lain berlari mendatangi korban untuk memberikan pertolongan.

Baca Juga: Mbok Yem, Pemilik Warung Tertinggi di Indonesia Tutup Usia

"Rupanya nyawa korban tidak tergolong. Korban meninggal dunia seketika itu," jelasnya.

Menurutnya, setelahnya korban dievakuasi kerumah, dan pihak keluarga melaporkan peristiwa tersebut kepada polisi. Kemudian anggota Polres Magetan dan tim kesehatan Puskesmas memelakukan visum.

"Hasil visum luar didapati jenazah korban identik dengan korban tersambar petir,” jelasnya.

Baca Juga: Belanja di Pasar Murah Lembeyan Magetan, Warga Bisa Dapat Diskon Khusus

Jenazah selajutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Pihak keluarga menerima peristiwa ini sebagai musibah.

“Sekali lagi kami mengimbau kepada masyarakat apabila turun hujan untuk tidak melakukan aktivitas di sawah," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.