Minggu, 07 Jun 2026 22:29 WIB

Puncak Arus Balik, Pelabuhan Ketapang Prioritaskan R4 dan R2

  • Penulis :
  • | Senin, 25 Jun 2018 15:00 WIB
Situasi kepadatan puncak arus balik 2018 di parkiran Pelabuhan Ketapang/ Foto: Hafiluddin Ahmad
Situasi kepadatan puncak arus balik 2018 di parkiran Pelabuhan Ketapang/ Foto: Hafiluddin Ahmad

jatimnow.com - Di malam puncak arus balik 2018, PT Indonesia Ferry ASDP Ketapang memperioritaskan kendaraan roda empat (R4) dan roda dua (2). Sedangkan untuk kendaraan R4+ atau kendaraan besar sedikit antre lebih lama.

Hal ini dilakukan untuk menghindari mengularnya kapasitas antrean di empat areal parkir Pelabuhan Ketapang. Sebab, H+8 jumlah kendaraan R2 sempat membludak.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

General Manager (GM) ASDP Ketapang, Elvi Yoza memaparkan pergerakan arus balik lebaran Idul Fitri 1439 hijriah terpantau sejak Minggu (24/6/2018) pagi yang mencapai lebih dari 10 ribu unit R2 dan sebanyak 6 ribu kendaraan R4. Kondisi ini naik 2 ribu kendaraan sejak sore.

"Untuk armada tetap 32 kapal dan trip-nya (perjalanan kapal) kita tambah. Sesuai prediksi puncak arus mudik terjadi hari ini," tegas Elvi kepada wartawan usai memantau kondisi penyeberangan, Minggu (25/6/2018) malam.

Salah seorang sopir R4 asal Jember, Agus Surya, mengaku memilih kembali ke Pulau Bali di malam hari karena untuk menghindari kemacetan.

Ia juga beranggapan bahwa tahun ini puncak mudik akan terjadi sebelum H+8 lebaran, karena liburan kali ini durasinya lebih lama dibanding lebaran tahun 2017.

"Sudah setengah jam (antre di parkiran pelabuhan). Waktu ke sini agak macet dikit," kata Agus saat antre masuk ke pelabuhan.

Sementara itu, seorang biker asal Probolinggo, Alex yang akan merantau ke Bali mengaku antre lebih lama daripada Agus. Dia mengaku bahwa kalau jumlah antrean lebih didominasi oleh kendaraan roda empat.

Baca Juga: Ikut Halalbihalal, Tiga Sivitas ITS Surabaya Dapat Hadiah Umroh

"Saya jauh dari Probolinggo, pilih malam hari agar tidak macet. Saya antre sekitar 1 jam," katanya.

Dari pantauan jatimnow.com di lokasi, sejak pukul 21.00-23.00 Wib, antrean kendaraan di Pelabuhan Ketapan didominasi oleh kendaraan roda empat.

Hal itu terlihat di tiga lahan parkir yang disediakan di dalam pelabuhan ASDP Ketapang yang dipadati kendaraan keluarga yang akan bergerak menuju Pulau Bali.

Data dari posko Pelabuhan Ketapang, sejak H+1 hingga Minggu pagi, jumlah penumpang pejalan kaki mencapai 317. 386 orang, roda dua 47.268 unit, sedangkan roda empat 39.329 unit.

Baca Juga: Arus Balik di Jatim Naik 18 Persen, Kapolda Tegaskan Personel Tetap Siaga

Sedangkan, selama arus mudik lebaran tahun ini jumlah penumpang pejalan kaki yang menyeberang dari Bali ke Pulau Jawa mencapai 436.258 orang, roda dua 88.839 unit dan roda empat 49.989 unit.

Reporter: Hafiluddin Ahmad
Editor: Arif Ardianto

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.