Kamis, 18 Jun 2026 16:49 WIB

Vaksinasi Bagi Anak 6-11 Tahun di Kota Mojokerto Dimulai

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat meninjau vaksinasi anak. (Foto: dok Dinas Kominfo/jatimnow.com)
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat meninjau vaksinasi anak. (Foto: dok Dinas Kominfo/jatimnow.com)

Mojokerto - Vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kota Mojokerto mulai diberikan demi mencegah paparan Covid-19 di kalangan anak-anak.

Siswa SDN Balongsari V dan VI mendapatkan giliran pertama yang divaksin. Pemberian vaksin kepada anak ini ditarget selesai pada tanggal 24 Desember 2021 mendatang.

Baca Juga: Kisah Bu Diyem, 55 Tahun Mendorong Gerobak Jamu hingga Baitullah

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, Amin Wachid meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi anak.

"Untuk tahun ini, fokus pemberian vaksin hanya untuk siswa kelas tiga sampai enam saja. Kelas satu dan dua belum bisa, karena baru mendapat vaksin campak," kata Ika Puspitasari dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (17/12/2021).

Maka dari jumlah 16.618 siswa sekolah dasar, jumlah siswa yang akan menerima vaksin sebanyak 11.079 siswa. Sedangkan sisanya akan diberikan di tahun berikutnya.

"Karena harus ada interval, jadi harus ditunggu dulu. Sisanya di pertengahan bulan Januari tahun 2022 mendatang," jelasnya.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Minta Wali Kota Mojokerto Siapkan Sekolah Rakyat

Ning Ita berikan semangat kepada anak-anak penerima vaksin di Kota Mojokerto.Ning Ita berikan semangat kepada anak-anak penerima vaksin di Kota Mojokerto.

Selain di sekolah SD atau MI, vaksin untuk anak juga tersedia di 15 fasilitas kesehatan masyarakat di Kota Mojokerto untuk mempercepat vaksinasi.

Menurut Ning Ita sapaan akrab wali kota, vaksin yang digunakan adalah Sinovac. Ia juga berpesan kepada para wali murid agar tidak ragu mengikutsertakan anak-anaknya untuk divaksin.

Baca Juga: Pj Wali Kota Mojokerto Ali Kuncoro Tinjau Gerakan Pangan Murah

"Dipilih jenis sinovac karena tingkat efikasinya tidak terlalu tinggi. Lalu, takaran dosisnya juga sudah disesuaikan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mojokerto berdasarkan juknis dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes)," harap Ning Ita.

Ia juga menambahkan jika pelaksanaan vaksinasi juga untuk melindungi anak-anak agar di saat pelaksanaan tatap muka tidak perlu khawatir lagi. Sebab vaksin akan memperkuat imunitas dalam tubuh anak, sehingga lebih kebal terhadap virus.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.