Minggu, 21 Jun 2026 13:03 WIB

Ini Alasan Pelaku Menyiram Air Keras pada Wajah Wanita di Ponorogo

Tersangka penyiram air keras wanita di Ponorogo saat diinterogasi di Mapolres Ponorogo
Tersangka penyiram air keras wanita di Ponorogo saat diinterogasi di Mapolres Ponorogo

jatimnow.com - Pelaku penyiraman air keras wanita di Ponorogo, Imam Hidayat (53) mengakui bahwa motif perbuatannya dilandasi oleh kecemburuan. Saat diinterogasi di Mapolres Ponorogo Imam mengakui semua perbuataanya.

Kepada petugas, Imam mengatakan bahwa kekasihnya (korban) Iknatia Indrayani Yusti Ningsih (25) dituding berselingkuh dengan lelaki lain.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Saya cemburu, saya kesal. Karena saya sudah pacaran selama 3 tahun dan pacar saya itu selingkuh sampai 3 kali," kata Imam saat ditemui jatimnow.com di Mapolres Ponorogo, Senin (25/6/2018).

Baca juga: Tragis, Wanita Ini Disiram Air Keras Teman Lelaki Saat Berangkat Kerja

Ia menjelaskan, dengan sengaja melakukan perbuatan itu. Imam mengaku selama 3 tahun berpacaran dengan korban, sudah menghabiskan banyak harta.

"Saya sudah habis-habisan. Saya habis Rp 80 juta, tapi nyatanya Yusti selingkuh. Padahal saya buat menikahinya," katanya menahan emosi.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Baca juga: Keluarga Yusti Laporkan Pelaku Penyiram Air Keras ke Polisi

Namun, lanjut Imam, meski sudah menyiram air keras, tetap melanjutkan niatnya menikah.

"Saya tanggungjawab, meski dia ada luka karena air keras itu. Saya tetap ingin menikahi dia," tukas dia.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

Baca juga: Polisi Ringkus Pelaku Penyiram Air Keras Wanita di Ponorogo

Saat ini korban penyiraman air keras, Iknatia Indrayani Yusti Ningsih (25) masih mendapatkan perawatn intensif di rumah sakit.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.