Jumat, 19 Jun 2026 19:02 WIB

BMKG Catat 20 Gempa Susulan di Flores, Tertinggi 6,8 Magnitudo

  • Penulis :
  • | Selasa, 14 Des 2021 13:30 WIB
BMKG memberikan keterangan resmi terkait gempa di Laut Flores. (Foto: Tangkapan layar/jatimnow.com)
BMKG memberikan keterangan resmi terkait gempa di Laut Flores. (Foto: Tangkapan layar/jatimnow.com)

Surabaya - Kepala BMKG Prof Ir Dwikorita Karnawati memastikan masih ada gempa susulan yang terjadi menyusul gempa Laut Flores pada pukul 10.20 WIT, Selasa (14/12/2021).

Sebelumnya, BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami dan diakhiri pada pukul 12.27 WIB.

Baca Juga: Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

"Sampai saat ini ada sekitar 20 aktivitas gempa susulan, tercatat gempa terbesar 6,8 Magnitudo dan terkecil 3,4 Magnitudo," ujar Rita, melalui keterangan resmi via Zoom, Selasa siang.

Baca juga: Gempa 7,4 Magnitudo di Laut Flores, BMKG: Guncangan Susulan Masih Terjadi

Gempa yang terjadi diakibatkan adanya sesar aktif di laut Flores. Hasil analisis sumber menunjukkan gempa bumi terjadi karena adanya patahan yang geser di Laut Flores.

Guncangan hebat dirasakan di sejumlah lokasi, yakni di Ruteng, Labuan Bajo, Maumere, Larantuka, Adonara dengan skala guncangan 3 hingga 4 skala MMI.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Ancaman waspada, berlaku di Kabupaten Sikka dan Kabupaten Lembata di mana ada kenaikan air laut setinggi 7 sentimeter.

"Kami masih memantau gempa susulan," tegasnya.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat sebaiknya menghindari bangunan yang rusak, dan memastikan tempat tinggal mereka tidak mengalami keretakan.

Baca Juga: BMKG Ungkap Lima Daerah di Jatim Diintai Hujan Petir, Gresik Waspada Ganda

"Untuk masyarakat yang berada di pantai Flores Timur dan Pulau Lembata diminta untuk tetap tenang, namun apabila merasakan guncangan yang kuat di tepi pantai, jangan menunggu sirine, mohon mencari tempat yang lebih tinggi," urainya.

"Jika merasa guncangan lagi, segera menuju tempat yang lebih tinggi lagi. Itu bisa jadi peringatan dini tsunami," tandasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.