Kamis, 11 Jun 2026 15:35 WIB

Bupati Gresik Temukan Kasur Bekas di Saluran Air Jalan Samanhudi

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau saluran air di Jalan Samanhudi. (Foto: Humas Pemkab/jatimnow.com)
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau saluran air di Jalan Samanhudi. (Foto: Humas Pemkab/jatimnow.com)

Gresik - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menemukan berbagai macam sampah termasuk kasur bekas saat meninjau saluran air di Jalan Samanhudi Gresik, Senin (13/12/2021).

Kondisi ini menurut Bupati yang akrab disapa Gus Yani itu, dapat mengganggu kelancaran saluran air sehingga saat hujan dengan debit air tinggi maka bisa menyebabkan area tersebut tergenang air.

Baca Juga: Bupati Gresik Minta Penyedia Jasa Jaga Intregitas, Bebas Korupsi dan Gratifikasi

“Seperti yang kita lihat barusan, petugas menemukan kasur dari dalam selokan,” kata Gus Yani.

Selain permasalahan sampah, Gus Yani juga menemukan penyebab seringnya area kota terendam air saat hujan lebat, yakni dangkalnya gorong-gorong yang melintas di kawasan tersebut karena hampir 20 tahun tidak dikeruk.

“Kondisi drainase dangkal, sudah waktunya dilakukan pengerukan. Saya dengar sudah lebih dari 20 tahun gorong-gorong ini tidak dikeruk. Tak heran jika intensitas hujan tinggi, tempat ini pasti banjir,” ucapnya.

Guna mengatasi permasalahan ini, Gus Yani yang saat meninjau didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Achmad Washil mengatakan, pada tahun 2022 Pemkab Gresik berencana akan melakukan pengerukan dan normalisasi di sepanjang drainase area Jalan Samanhudi.

Upaya ini dilakukan agar tidak ada lagi kejadian serupa seperti tahun-tahun sebelumnya. Sebab jika terus dibiarkan kasihan masyarakat. Selain itu juga akan menganggu perekonomian.

Baca Juga: Pemkab Gresik Gandeng Komdigi Gelar Government Transformation Academy 2026

“Pemerintah Daerah berusaha semaksimal mungkin menyelesaikan permasalahan yang ada,” ujarnya.

Gus Yani mengimbau kepada masyarakat untuk bersama mendukung pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan banjir di perkotaan, yakni untuk tidak buang sampah ke selokan.

“Percuma dong kita susah payah melakukan normalisasi tetapi kebiasaan masyarakat membuang sampah masih sembarangan. Ayo kita saling support, pemerintah melakukan perbaikan, sementara masyarakat juga mendukung dengan tidak membuang sampah ke sembarangan. Sebab itu berakibat penumpukan sampah di saluran air,” harapnya.

Sebagai salah satu upaya lain untuk mengatasi banjir perkotaan, Gus Yani juga berencana melakukan pengerukan untuk menambah kapasitas bozem yang berada di bawah Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro.

Baca Juga: Bupati Yani Berangkatkan Jemaah Haji Gresik, Bekali Paket Obat dan Vitamin

Sementara Sekda Gresik, Achmad Washil menambahkan, sejumlah bangunan liar di atas saluran juga menjadi salah satu penyebab banjir. Karena itu ia berharap beberapa waktu ke depan bisa dilakukan penertiban bagi bangunan liar yang berada di atas saluran air.

“Mudah-mudahan ini menjadi solusi terbaik agar masyarakat tak khawatir lagi bila musim hujan tiba,” ucap Washil.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani temukan sampah kasur di saluran air.Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani temukan sampah kasur di saluran air.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.