Senin, 15 Jun 2026 18:34 WIB

Outclass, Aplikasi Pendidikan dengan Pengajar dari Luar Negeri

Outclass membantu anak-anak mendapatkan pendidikan secara murah berkualitas dengan pengajar asal Indonesia hingga luar negeri. (Foto:  Fahrizal Tito/jatimnow.com)
Outclass membantu anak-anak mendapatkan pendidikan secara murah berkualitas dengan pengajar asal Indonesia hingga luar negeri. (Foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)

Surabaya - Cancer Awareness Community meluncurkan aplikasi pendidikan bernama Outclass untuk membantu anak-anak mendapatkan pendidikan secara murah berkualitas dengan pengajar asal Indonesia hingga luar negeri.

Aplikasi Outclass yang baru diluncurkan pada April 2021 itu juga akan memberikan bantuan beasiswa ke sejumlah siswa untuk mendapatkan pendidikan sebagai bentuk CSR-nya.

Baca Juga: Dukung Program Kartu Prakerja, Aplikasi Sekolah Online ini Hadirkan Pelatihan

"Aplikasi Outclass ini menerapkan metode pembelajaran blended learning. Sehingga seluruh anak Indonesia dapat memperoleh pendidikan dari pengajar dalam negeri hingga mancanegara. Jadi Outclass ini murni platform dimana kita bisa belajar blended learning online dan offline," kata Chief Operating Offcier (COO) Outclass Fera Francisca saat ditemui di acara Digital Edu-Fest di mall kawasan Surabaya Barat, Minggu (12/12/2021).

Aplikasi ini tak hanya memberikan beasiswa bagi siswa yang harus dibimbing terlebih dulu untuk bisa bersekolah ke luar negeri. Tapi juga memberikan akses bagi guru agar bisa memberikan pelajaran kepada muridnya dengan harga terjangkau.

"Kami menyambungkan, misalnya guru luar negeri sama sini bagaimana supaya belajar murah dari native speaker misalnya Mandarin, Inggris 'kan butuh itu. Mereka punya program itu, nah Outclass ini nyambung bagaimana caranya belajar dengan guru luar negeri itu sama anak-anak sini dengan biaya murah," bebernya.

Sementara itu salah seorang penyintas kanker Elizabeth Meliana yang mendukung platform pendidikan ini menambahkan dengan akses yang disediakan aplikasinya maka anak Indonesia dapat memperoleh pendidikan lebih baik meski secara daring.

"Jadi kualitas itu tidak selaras dengan biaya, bagaimana kita dengan biaya terjangkau anak-anak semua itu bisa mendapatkan pendidikan yang berkualitas," tambahnya.

Pihaknya sangat mendukung aplikasi pendidikan yang bisa diunduh di Google Playstore dan Appstore. Sebab di luar sana banyak penderita kanker tidak bisa menyekolahkan anaknya untuk memperoleh pendidikan layak.

"Diharapkan dengan Outclass tersebut, maka masalah pendidikan bisa mendapatkan titik terang," ungkapnya

"Teman-teman kami semuanya yang terkena kanker itu hidupnya berubah, anaknya jadi nggak bisa sekolah, yang tadinya mau sekolah jadi nggak bisa karena habis-habisan. Orang kalau sudah gitu (kena kanker) perasaannya dia kayak ngerepotin, jadi sudah sakit anaknya nggak sekolah atau mungkin keluarganya salah satu kena kanker. Nah waktu kami ketemu dengan Outclass kami melihat bahwa ini loh ada solusi," ujar Elizabeth.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.